Tahanan Kabur

Tiga Tertangkap di Tembeling, Polres Bekuk Tahanan Terakhir. Kondisi Terkapar Terjebit Akar Bakau

Tiga rekannya tertangkap di Tembeling, Polres Tanjungpinang bekuk tahanan kabur terakhir. Kondisinya terkapar di akabr bakau

Tiga Tertangkap di Tembeling, Polres Bekuk Tahanan Terakhir. Kondisi Terkapar Terjebit Akar Bakau
tribunbatam/wahib waffa
Petugas menggiring tiga tahanan kabur yang tertangkap saat penyergapan di Tembeling, Selasa (31/1/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG- Kepolisian hampir menyerah melakukan pencarian tahanan kabur ‎bernama Frengki. Namun diakhir ceritanya, Frengki justru kalah dengan akar pohon bakau yang menyangkut di bagian telapak kakinya. Karena tersandung dan terjepit akar pohon bakau Frengki terkapar dan tak berdaya hingga akhirnya polisi dengan mudah membekuknya.

"Menangkap Frengki dengan kondisi yang sudah tersungkur karena tersandung akar kayu bakau," kata ‎Kasat Narkoba Polres Tanjungpinang, AKP Ricky Firmansyah, Rabu (1/2/2017) sore.

Frengki menurutnya tahanan paling tangguh yang mampu bertahan di tengah bebakauan tanpa makan dua hari. Tak hanya itu dalam pelariannya di pulau Tembeling, Frengky sempat berlarian di bakau tanpa menggunakan penerangan dan sandal. Pencarian terhadap Frengki sempat membuat para anggota cemas dan hampir menyerah, hal itu setelah diketahui air di bakau tersebut mulai naik hingga setingga perut.

Polisi dan Frengki tak henti berkejar-kejaran di tengah pulau kecil di desa Tembeling. Medan yang dilalui pun tak mudah. Namun polisi tak henti melakukan pencarian hingga akhirnya pukul 01.00 WIB dini hari (1/2) Frengki lemas tak berdaya. ‎

Mereka berempat merupakan tahanan yang terkena kasus ‎narkoba dengan barang bukti masing masing paling banyaak tiga paket sabu dan ganja. Sementara Kapolres AKBP Joko Bintoro saat menggelar ekspos menuturkan para penjaga tahanan tengah dalam proses pemeriksaan.

"Anggota yang menjaga tahanan saat itu juga kita periksa dan dalam. Selain itu juga mereka tahanan kita masih periksa. Memang Anton ini mendapatkan gergaji besi dari rekanya berinisial Z yang saat itu menjadi pengunjung. Kita juga akan periksa Z terkait kasus ini," kata Joko Bintoro.

‎Kapolres belum bisa memastikan pakah ini faktor keteledoran penjagaan. Namun ia pastikan tidak lantaran mereka menjebol teralis dan plafon kamar mandi yang memang tanpa pengawasan CCTV. "Gak mungkin kita pakai CCTV untuk memantau kamar mandi. Melanggar ham itu namanya. Tapi semuaa sudah diperbaiki dan plafon juga akan kita Dak atau cor nanti," katanya.

Sebelumnya empat tahanan kabur pada (29/1) pagi. Mereka kabur setelah mencuri dua kapal pancung di dompak dan pulau Bayan Tanjungpinang. Pelarian mereka terhenti setelah polisi berhasil melacak keberadaanya di Pulau Tembeling setelah diketahui tahanan ini kehabisaan minyak kapal boutnya.(*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help