Yayasan Kanker Payudara Indonesia Dirikan Rumah Singgah Dekat RS Dharmais

Sebagai survivor kanker payudara, Linda tahu betul betapa beratnya menjalani serangkaian pengobatan

Yayasan Kanker Payudara Indonesia Dirikan Rumah Singgah Dekat RS Dharmais
KOMPAS.COM
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengobatan kanker tak cukup hanya satu atau dua kali.

Pasien harus bolak-balik ke rumah sakit. Kondisi tersebut akan sangat memberatkan bagi mereka yang rumahnya jauh dari rumah sakit.

Melihat kondisi itu, Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) mendirikan Rumah Singgah YKPI.

Rumah singgah ini terletak tak jauh dari Rumah Sakit Dharmais, Jakarta, tepatnya di Jalan Anggrek Nely Murni Nomor A38, Slipi, Jakarta.

Ketua YKPI Linda Agum Gumelar mengatakan, rumah singgah ini diutamakan untuk pasien kanker payudara.

Sebagai survivor kanker payudara, Linda tahu betul betapa beratnya menjalani serangkaian pengobatan.

Saat berobat di Belanda, di sana Linda juga tinggal di sebuah rumah singgah.

"Saya melihat banyak sekali teman-teman di rumah sakit yang datang dari daerah. Misalnya mereka harus radiasi 30 kali, mereka harus bolak-balik dan akhirnya cari tempat tinggal yang sesuai biayanya," kata Linda seusai peresmian Rumah Singgah YKPI, Rabu (1/2/2017).

Dokter spesialis bedah onkologi dari Rumah Sakit Dharmais Jakarta, Walta Gautama juga menceritakan, pasien yang kurang mampu bahkan memilih tidur di emperan rumah sakit.

Rumah Sakit Dharmais merupakan pusat rujukan nasional pengobatan kanker yang menerima pasien dari berbagai daerah, mulai dari Papua sampai Aceh.

Halaman
12
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved