Asyik, Sisa Kuota Indosat Ooredoo Bisa Diakumulasikan hingga Setahun

Indosat Ooredoo mengenalkan layanan baru bernama Data Rollover bagi pengguna paket internet bulanan IM3 Ooredoo.

Asyik, Sisa Kuota Indosat Ooredoo Bisa Diakumulasikan hingga Setahun
KOMPAS.com/Deliusno
Ki-ka: Sharif Mahfoedz, Division Head Core Service & Bundle Offering Indosat Ooredoo, Alexander Rusli, President Director & Chief Executive Officer Indosat Ooredoo, Jason Monteiro – GH Product & Segment Management Indosat Ooredoo, di acara peluncuran data Rollover di jakarta, Kamis (2/2/2017). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indosat Ooredoo mengenalkan layanan baru bernama Data Rollover bagi pengguna paket internet bulanan IM3 Ooredoo.

Sama seperti namanya, layanan ini memungkinkan pengguna memakai sisa kuota internet utama dari masa berlangganan sebelumnya.

"IM3 Ooredoo merupakan operator pertama di Indonesia yang punya sistem seperti ini," tutur Alexander Rusli, President Director & Chief Executive Officer Indosat Ooredoo di acara peluncuran layanan Data Rollover di Jakarta, Kamis (2/2/2017).

Menurut pria yang akrab dipanggil Alex ini, sisa kuota internet bulanan sebenarnya merupakan hak setiap pembeli paket. Oleh karena itu, seharusnya sisa kuota tetap diberikan di masa berlangganan di paket selanjutnya.

"Kenapa kita tidak bisa simpan sisa kuota? Kan kita sudah beli barang, masa tidak kita simpan?"  kata Alex.

Data Rollover merupakan fitur tambahan yang dihadirkan bagi pelanggan Freedom Combo dan seluruh paket internet bulanan. Ketentuan lainnya, sisa kuota ini dapat diakumulasikan selama satu tahun.

"Sisa kuota bisa diakumulasikan hingga setahun. Kalau belum habis dalam setahun ya kebangetan juga," canda Alex.

Data Rollover dapat dinikmati oleh semua pelanggan, baik pelanggan lama maupun baru, tanpa dikenakan biaya.

Pelanggan harus memastikan pulsa yang ada cukup sewaktu perpanjangan paket. Selain itu bisa melakukan pembelian ulang paket internal bulanan dengan harga sama atau lebih besar, bukan lebih kecil. (*)

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help