Harus Bayar Rp 11 Juta Untuk Cek Lab, Nurul Akhirnya Dibawa Berobat ke Shinshe

Kondisinya mulai membaik, sudah berkurang sedikit pembekakannya, kami sudah bawa berobat ke pengobatan China

Harus Bayar Rp 11 Juta Untuk Cek Lab, Nurul Akhirnya Dibawa Berobat ke Shinshe
TRIBUNBATAM/IAN PERTANIAN
Nurul Khairul Nisa, balita berusia 17 bulan yang mengalami pembengkakan lidah sedang tertidur di rumahnya. 

BATAM TRIBUNNEWS.COM BATAM - Kondisi lidah Nurul Khairul Nisa yang berusia 17 bulan, anak yatim piatu, warga Perumahan Kharisma Indah Blok A nomor 16, Sagulung mulai membaik.

"Kondisinya mulai membaik, sudah berkurang sedikit pembekakannya, kami sudah bawa berobat ke pengobatan China, tetapi kalau penyakitnya kami belum tahu," kata Amriadi kerabat Nurul, Kamis (2/2/2017).

Dia menjelaskan,mereka belum bisa membawa Nurul ke rumah sakit untuk memastikan apa penyakitnya.

"Kami belum punya uang, kemarin sudah ada relawan yang datang, memberikan sumbangan, tetapi uangnya masih kurang,"kata Amriadi.

Dia menjelaskan, kondisi lidah Nurul yang mengalami pembengkakan, sudah mulai berkurang setelah dibawa berobat ramuan China.

"Kita berharap pengobatan tradisinal ini bisa menyembuhkan lidah ponakan kami, kami sangat kasihan melihatnya,"kata Amriadi.

Seperti diberitakan sebelumnya, lidah terjulur, bengkak dan berwarna hitam.

Sebagian lidah Nurul keluar dari mulutnya  kondisinya bengkak dan dipenuhi butiran bernanah, sesekali terlihat Nurul berusaha memasukkan lidahnya ke dalam mulutnya namun tidak bisa.

Amriadi menceritakan, awal pembekakan lidah Nurul tersebut adalah saat anak tersebut berusia empat bulan.

Saat itu, Nurul mengalami plek di bagian lidah yang berujung panas dalam. Namun hal itu bisa sembuh setiap kali dibawa berobat ke Bidan.

Halaman
123
Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved