Ini Penyebab Pasien Kanker Kerap Terlambat Berobat

Semakin dini kanker ditemukan, semakin tinggi pula kemungkinan pasien untuk pulih

Ini Penyebab Pasien Kanker Kerap Terlambat Berobat
KOMPAS.COM
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Semakin dini kanker ditemukan, semakin tinggi pula kemungkinan pasien untuk pulih.

Sayangnya, sebagian besar kasus kanker ditemukan pada stadium lanjut, yaitu stadium 3 atau 4. Banyak pasien yang terlambat berobat.

Dokter spesialis bedah onkologi dari Rumah Sakit Dharmais, Walta Gautama mengungkapkan, ada sekitar 65 persen pasien kanker yang ditemukan pada stadium 3 dan 4.

Selama puluhan tahun, angka presentase tersebut tak pernah turun secara signifikan.

Walta mengatakan, ada beberapa kemungkinan yang bisa menjadi penyebabnya. Pertama, gejala kanker yang memang tak terasa pada awal kemunculannya.
Untuk itu sangat penting bagi pasien untuk melakukan deteksi dini.

"Dari sisi pasien itu sendiri juga bisa, karena takut terdiagnosis kanker saat memeriksakan diri," ujar Walta di Rumah Singgah YKPI, Jakarta, Rabu (1/2/2017).

Penyebab lainnya, yaitu dari sisi pelayanannya. Untuk menemukan kanker pada stadium awal, dibutuhkan deteksi dini.

Akan tetapi, pelayanan deteksi dini belum merata di setiap daerah.

Untuk deteksi dini kanker payudara misalnya, belum semua rumah sakit di daerah memiliki alat mammografi.

"Mammografi untuk deteksi dini kanker payudara, tapi enggak semua rumah sakit punya. Setiap rumah sakit di kabupaten minimal juga punya ahli radiologi yang mampu membaca mamografi," jelas Walta.

Halaman
12
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved