Usai APBD Kepri 2017 Disahkan. Gubernur Langsung Terbang ke Jakarta Bertemu Pejabat Ini

Pertemuan keduanya berlangsung Rabu (1/2/2017) atau beberapa jam setelah pengesahan APBD Kepri 2017 di Kantor DPRD Kepri Pulau Dompak Tanjungpinang

Usai APBD Kepri 2017 Disahkan. Gubernur Langsung Terbang ke Jakarta Bertemu Pejabat Ini
TRIBUNBATAM/THOM LIMAHEKIN
Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembagan (BP3) Kepri, Naharuddin 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Bayang-bayang sanksi dari Kemenkeu RI terhadap Pemda Kepri yang terlambat mengesahkan APBD Kepri mendorong Gubernur Kepri H Nurdin Basirun berbuat lebih.

Tanpa diwaliki pejabatnya, Nurdin Basirun langsung bertemu Dirjen Perimbangann Keuangan pada Kemenkeu RI, Budiarso Teguh Widodo.

Pertemuan keduanya berlangsung Rabu (1/2/2017) atau beberapa jam setelah pengesahan APBD Kepri 2017 di Kantor DPRD Kepri Pulau Dompak Tanjungpinang.

"Setelah pengesahan, Pak Gubernur dan kami langsung terbang ke Jakarta. Beliau bertemu Pak Dirjen. Saya mendampingi beliau," ungkap Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembagan (BP3) Kepri, Naharuddin, kepada Tribun, Kamis (2/2/2017) pagi.

Naharuddin enggan mengatakan apa saja yang dibicarakan Gubernur Kepri dengan Dirjen Perimbangan Keuangan itu.

Namun, pembicaraan tersebut tentu masih berkaitan dengan bayang-bayang sanksi Kemenkeu RI berupa penundaan penyaluran dana perimbangan sebesar Rp 1,6 triliun.

Sebab, Pemda Kepri terlambat mengesahkan APBD Kepri 2017 dan tidak mengikuti petunjuk Menkeu RI bahwa APBD dari setiap daerah harus sudah dilaporkan paling lambat 31 Januari tahun anggaran berjalan.

"Untuk lebih jelas, silahkan tanyakan saja kepada Pak Gubernur. Nanti saya mendahului beliau," ungkap pejabat yang kerap dipanggil Pak N itu.(*) 

* Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Jumat (3/2/2017)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help