Belum Juga Terima Salinan Putusan MA Terkait Vonis Niwen Khairiah, Ini yang Dilakukan BKD Batam

Selama ini (sejak vonis dijatuhkan) kami sudah coba lewat pendekatan agar petikan putusan itu bisa diserahkan ke kami, tapi belum berhasil

Belum Juga Terima Salinan Putusan MA Terkait Vonis Niwen Khairiah, Ini yang Dilakukan BKD Batam
ist
Niwen Khairiah dalam proses administrasi penahanan di Kejati Riau, Pekanbaru, Kamis (2/2/2017). 

BATAM.TRIUNNEWS.COM, BATAM- Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) dan Sumber Daya Manusia (SDM) Kota Batam, M Sahir belum bisa memproses pemberhentian Niwen Khairiah.

Niwen sudah divonis bersalah dalam kasus tindak pencucian uang terkait bisnis BBM ilegal milik abangnya, Ahmad Mahbub alias Abob.

Niwen sudah diputus bersalah oleh MA RI pada Februari 2016 lalu, dihukum 10 tahun penjara dan denda Rp 6,6 miliar.

Niwen ditangkap Kejati Riau, Kamis (2/2/2017) lalu di Jakarta dan saat ini sudah ditahan di Pekanbaru.

Sahir mengatakan, pihaknya belum memproses pemecatan Niewn sebagai Pegawai Negeri Sipil karena belum menerima petikan putusan dari Mahkamah Agung (MA) RI.

Tanpa petikan putusan itu, Pemko Batam tidak bisa membuat Surat Keputusan (SK) pemberhentian Niwen sebagai PNS.

"Tanpa itu kita tidak bisa buat SK," kata sahir, Jumat (3/2).

"Selama ini (sejak vonis dijatuhkan) kami sudah coba lewat pendekatan agar petikan putusan itu bisa diserahkan ke kami, tapi belum berhasil," ujar dia.

Pemko Batam, kata Sahir, juga sudah menyurati secara resmi pihak MA untuk meminta petikan putusan, Kamis (2/2/2017) kemarin, di hari yang sama dengan penangkapan Niwen.

"Surat resminya sudah kami kirim kemarin. Ya, Kamis," kata Sahir.

Dia mengatakan, pihaknya memang ingin petikan putusan itu segera diterima. Sebab, Badan Kepegawaian Negara (BKN) sudah mendesak BKD Batam agar SK pemberhentian tersebut bisa dikeluarkan.

"BKN pusat sudah telepon juga agar segera diurus. Tapi kapan direspon suratnya, kami belum tahu. Kita tunggu saja. Karena tanpa petikan putusan itu kita tidak bisa buat SK-nya," ujar dia.

Terpisah, Wali Kota Batam, Rudi mengatakan, SK pemberhentian Niwen sebagai PNS dia masih menunggu laporan dari BKD Batam.

"Saya tunggu laporan dari BKD. BKD ajukan surat ke saya. Dari BKD ke Sekda, Sekda ke wakil, wakil baru ke saya. Sambil jalanlah kita keluarkan," kata Rudi.

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved