TribunBatam/

Kenapa Eksekusi Niwen Khairiah Lama? Ini Dugaan Yusril Ihza

Niwen pun ditangkap setelah Kejati membentuk tim khusus setelah menghilang usai divonis bebas oleh pengadilan Tipikor Pekanbaru, Juni 2015.

Kenapa Eksekusi Niwen Khairiah Lama? Ini Dugaan Yusril Ihza
Tribun Pekanbaru
Niwen Khairiah dan Ahmad Mahbub saat sidang di Pengadilan Tinggi Pekanbaru 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Eksekusi terhadap Niwen Khairiah, terpidana kasus pencucian uang dari bisnis minyak ilegal abangnya, Ahmad Mahbub alias Abob hampir setahun.

Vonis Mahkamah Agung keluar pada Februari 2016, namun baru ditangkap tim Kejaksaan Tinggi Riau, Kamis (2/2/2017) di Jakarta.

Niwen pun ditangkap setelah Kejati membentuk tim khusus untuk mencari wanita yang menghilang setelah mendapat vonis bebas dari pengadilan Tipikor Pekanbaru, Juni 2015.

Baca: BREAKINGNEWS. Niwen Khairiah, PNS Batam Pemilik Rekening Gendut Ditangkap

Baca: Niwen Khairiah Langsung Dibawa ke Lapas Wanita Gobah Pekanbaru

Baca: Seluruh Terdakwa Jaringan Abob Mendapat Hukuman Belasan Tahun. Berikut Rinciannya

Pakar hukum Yusril Ihza Mahendra mengatakan, lamanya eksekusi karena salinan putusan juga lambat diterima oleh pengadilan.

"Bisa jadi salinan putusan belum diterima dan ini memang banyak terjadi dan sudah berkali-kali. Jadi, sudah dibacakan pun, tapi salinan putusan belum diterima ke pengadilan dan jaksanya," ungkap Yusril, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, permasalahan ini sudah sering terjadi, bahkan di firma hukum yang didirikannya, ada putusan yang harus menunggu 2 tahun karena salinan putusan yang belum diterima.

"Di sini ada yang sudah 2 tahun tapi salinan putusannya belum kita terima. Jadi, kalau salinan putusan belum diterima tentu jaksa tidak bisa melakukan eksekusi sebagaimana tugasnya," kata Yusril yang pernah menjabat Menteri Hukum dan HAM.

Dirinya berpendapat, permasalahan seperti Niwen yang vonis bebasnya dianulir oleh Mahkamah Agung dan diperberat menjadi 10 tahun, bisa terjadi karena mekanisme salinan putusan yang bermasalah.

Bahkan, lamanya salinan putusan terhadap Niwen ini juga berdampak pada statusnya sebagai PNS di Pemko Batam.

Baca: Niwen Khairiah Dieksekusi, Pemko Batam Tunggu Salinan Putusan Pengadilan

Hingga saat ini Niwen masih tercatat sebagai PNS di Pemko Batam dan belum dipecat karena alasan belum ada salinan putusan pengadilan.

Tidak diketahui, apakah Niwen selama pengasingan menerima gaji atau tidak.

Namun yang jelas, wanita ini tidak pernah masuk kantor dan tidak pernah diproses oleh Badan Kepegawaian dan Diklat Pemko Batam.

Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help