Rudi Juga Sentil Kinerja Puskesmas dan Adanya Oknum Pegawai yang Jual Beli Obat

Hal lain yang disorot Rudi adalah terkait rumor bahwa ada pegawai yang memperjualbelikan obat serta membawa alat-alat kesehatan ke rumah.

Rudi Juga Sentil Kinerja Puskesmas dan Adanya Oknum Pegawai yang Jual Beli Obat
Humas Pemko Batam
Rudi berpose dengan 123 pejabat eselon yang dilantik di Pemko Batam, Jumat (3/2/2017). 

Laporan Tribunnews Batam, Dewi Haryati

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Wali Kota Batam, Rudi, melantik 123 pejabat eselon di lingkungan Pemko Batam, Jumat (3/2/2017).

Rudi juga menyegarkan para pimpinan Puskesmas di Kota Batam.

Tak hanya Disdukcapil, Rudi juga menyentil kinerja Puskesmas.

Baca: NGERI! Rudi Bersihkan Disdukcapil. 20 Pejabat Termasuk Kadisduk Mardanis Diganti

Pasalnya, dia sering mendapat laporan, banyak pegawai Puskesmas yang tidak berada di tempat, padahal masih jam kerja.

"Nanti tak ada lagi alasan sebelum jam 4 sore pelayanan sudah di-close. Jam 3 sore sudah pada hilang orangnya," kata Rudi, saat pelantikan jabatan pimpinan tinggi pratama (eselon II), jabatan administrator (eslon III), jabatan pengawas (eselon IV), Kepala UPT Puskesmas dan Kepala Sekolah di lingkungan Pemko Batam, Jumat (3/2/2017).

Hal lain yang disorot Rudi adalah terkait rumor bahwa ada pegawai yang memperjualbelikan obat serta membawa alat-alat kesehatan ke rumah.

"Kami sering dapat laporan, obat di Puskesmas sering habis. Padahal pengadaannya itu untuk satu tahun. Inikan ada sesuatu yang tidak beres," kata Rudi.

Dia menyebut untuk anggaran kesehatan termasuk yang mendapat porsi paling besar.

Paling tidak 10 persen dari APBD, untuk anggaran pendidikan 20 persen dan 30 persen untuk kegiatan belanja modal.

"Kita bingung juga uang kita ada yang berputar, ada DAK, ada APBD. Tapi obat pengadaan di Dinas Kesehatan itu sering kosong," ujar dia.

Dia juga mendapat laporan, banyak pegawai yang kabur dari urusan pelayanan kerja pukul 10.00 WIB, dan baru balik lagi pukul 14.00 WIB.

"Ke depan kami tidak ingin seperti ini lagi," ujar dia.

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help