WNA Miliki KTP Batam

DPRD Kepri Nilai Warga Bangladesh Punya KTP Batam Kasus Luar Biasa. Syukri: Polisi Harus Usut

Ketua Komisi I DPRD Kepri, Syukri Fahrial, menilai masalah ini sebagai kasus yang luar biasa

DPRD Kepri Nilai Warga Bangladesh Punya KTP Batam Kasus Luar Biasa. Syukri: Polisi Harus Usut
tribunbatam/rachta yahya
KTP Batam milik warga negara Bangladesh yang ditangkap Imigrasi Karimun dugaan penyelundupan orang, Senin (6/2/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Warga Bangladesh yang mengatongi KTP Batam, mendapat perhatian serius dari DPRD Kepri.

Ketua Komisi I DPRD Kepri, Syukri Fahrial, menilai masalah ini sebagai kasus yang luar biasa.

Ia menilai, kasus tersebut melibatkan orang ketiga, entah dia calo atau orang dalam intansi yang mengeluarkan KTP.

Baca: BREAKINGNEWS: Heboh! Warga Negara Bangladesh Miliki KTP Batam, Ini Alamatnya!

"Wajah orang Bangladesh berbeda jauh sekali dengan orang Indonesia.

Apakah petugas yang mengeluarkan KTP tidak bisa membedakan dengan orang Bangladesh," katanya kepada Tribun Batam, Senin (6/2/2017).

Anggota DPRD Kepri Syukri Fahrial
Anggota DPRD Kepri Syukri Fahrial

Menurut Syukri, KTP elektronik baru bisa diterbitkan setelah instansi terkait merekam data pemilik KTP.

Data pribadi, sidik jari, sensor mata dan rekam data lain mesti dilalui pemilik KTP tersebut.

Baca: WNA Ini Punya KTP Batam. Ternyata, Alamat yang Tertera di KTP Ini Ayu Ting Ting

"Apakah intansi yang mengeluarkan KTP tidak memperhatikan hal itu. Saya kira, ini ada permainan," ujarnya.

Karena itu, Syukri meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini.

Tidak cuma orang-orang di dalam instansi terkait yang diperiksa, tetapi juga mereka yang berperan sebagai pihak ketiga.(*)

* Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Selasa, 7 Februari 2017

Penulis: Thom Limahekin
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help