Kementerian Agama: Info Sertifikasi Khatib Viral di Media Sosial Adalah HOAX!

Dalam informasi bohong tersebut termaktub hal teknis penyelenggaraan sertifikasi khatib. Mastuki memastikan tak akan melakukan sertifikasi khatib.

Kementerian Agama: Info Sertifikasi Khatib Viral di Media Sosial Adalah HOAX!
TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Agama menegaskan informasi sertifikasi khatib Jumat yang viral di media sosial adalah informasi sesat, tidak benar alias hoax.

"Saya pastikan info sertifikasi khatib yang viral di media sosial adalah info bohong atau hoax," ujar Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenag, Mastuki, seperti dilansir dalam situs www.kemenag.go.id, Senin (6/2/2017).

Dalam informasi bohong tersebut termaktub hal teknis penyelenggaraan sertifikasi khatib. Mastuki memastikan tak akan melakukan sertifikasi khatib.

Dikatakan dia, Kementerian Agama tidak akan mengintervensi materi khutbah.

Merespon saran dan masukan dari masyarakat, Kemenag sedang mempertimbangkan untuk melakukan standardisasi khatib Jumat.

Maksud standardisasi, kata Mastuki, memberikan kriteria kualifikasi atau kompetensi minimal yang harus dimiliki seorang khatib Jumat agar khutbah disampaikan oleh ahlinya, serta sesuai syarat dan rukunnya.

Dalam praktiknya, Mastuki menambahkan, standardisasi juga tidak akan dirumuskan Kementerian Agama karena hal itu menjadi domain ulama.

"Hanya ulamalah yang memiliki otoritas, kewenangan, memberikan standar, batasan kompetensi seperti apa yang harus dipenuhi oleh seorang khatib dalam menyampaikan khutbah Jumat," ucap dia.

"Penentuan standardisasi seorang khatib, sepenuhnya kompetensi ulama, bukan domain Kemenag. Kemenag hanya sebagai fasilitator," ia menambahkan.

Kemenag masih menjaring aspirasi dan masukan masyarakat. Akhir Januari lalu, Kemenag telah mengundang para tokoh MUI, NU, Muhammadiyah, ormas Islam dan beberapa fakultas dakwah untuk duduk bersama menyerap aspirasi.

Halaman
12
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved