5 Fakta Aksi di Rumah SBY, Ternyata Hanya Bagi-bagi Selebaran Terkait Isu SARA

Ternyata aksi itu bukan untuk mendemo SBY, melainkan untuk menyatakan sikap terkait isu SARA yang dikhawatirkan bisa memecah-belah bangsa

5 Fakta Aksi di Rumah SBY, Ternyata Hanya Bagi-bagi Selebaran Terkait Isu SARA
Warta Kota/Alija Berlian Fani
Penjagaan di rumah SBY diperketat pasca-aksi demonstrasi. 

Laporan: Tinwarotul Fatonah

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aksi massa yang mendatangi kediaman Susilo Bambang Yudhoyono di Jalan Mega Kuningan Timur VII, Setiabudi, Jakarta Selatan, murini aksi para mahasiswa.

Aksi yang sempat membuat SBY uring-uringan dan harus berkicau di Twitter, menanyakan hak keselamatan hidupnya dengan menggunakan kalimat saya bertanya kepada bapak presidan dan kapolri.

Kini kalimat tersebut secara latah digunakan netizen untuk bercandaan.

Bukan hanya itu, di balik cerita aksi tersebut banyak hal yang terungkap.

Salah satunya, ternyata aksi itu bukan untuk mendemo SBY, melainkan untuk menyatakan sikap terkait isu SARA yang dikhawatirkan bisa memecah-belah bangsa.

1. Massa Adalah Peserta Jambore dan Silaturahmi Mahasiswa Indonesia di Cibubur

Ketua panitia, Septian mengakui ratusan mahasiswa yang menggeruduk dan menggelar aksi di depan rumah mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Mega Kuningan, adalah peserta Jambore dan Silaturahmi Mahasiswa Indonesia di Cibubur, Jakarta Timur.

Septian juga mengaku ikut dalam aksi tersebut.

"Iya benar. Tapi, jumlahnya bukan 300 mahasiswa, sekitar 700 dan hampir 1.000 mahasiswa, karena masih ada mahasiswa di bus-bus di belakangnya yang belum sempat turun," kata Septian kepada Tribunnews.com.

Halaman
1234
Editor: Alfian Zainal
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help