Istana Bantah Kerahkan Massa ke Rumah SBY di Kuningan

Didik mengingatkan kepada aparat kepolisian agar memberikan keamanan penuh kepada SBY. Hal itu dilakukan baik di dalam maupun luar negeri

Istana Bantah Kerahkan Massa ke Rumah SBY di Kuningan
TRIBUNNEWS.COM/twitter /SBYudhoyono
Kicauan SBY di twitter 

Istana Bantah
Kepala Staf Presiden Teten Masduki membantah pernyataan Ketua Umum Demokrat'>Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang bercuit di twitter bahwa ada pihak tertentu berupaya mengerahkan massa untuk berunjuk rasa di kediamannya dalam acara Jambore Mahasiswa di Cibubur, Jakarta Timur.

"Enggak ada itu," ujar Teten.

Teten mengaku menghadiri acara jambore mahasiswa tersebut. Materi yang disampaikan di acara jambore mahasiswa itu seputar pencapaian 2 tahun pemerintahan.

"Ya biasa yang dimasalahkan mahasiswa ketika dialog itu banyak mengenai dana desa, pemberantasan korupsi, HAM, agraria dan sebagainya. Dialog begitu saja," tutur Teten.

Selain itu, Teten juga mengatakan ada pembahasan mengenai NKRI yang menekankan agar saling mengedepankan sikap toleransi antarsuku, ras dan agama.

"Jangan kita sekali-kali menganulir, meniadakan keberagaman ini. Kalau dihilangkan, kita akan ada konflik horizontal, kita gagal jadi negara maju. Sibuk berkelahi sesama saudara, lupa membangun, tidak punya kesempatan membangun inovasi, hasil pembangunan mungkin mengalami kerusakan, kemandegan," kata Teten.

Staf Khusus Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia Chrisma Albandjar menjelaskan kehadiran Teten di acara Jambore Nasional Mahasiswa Indonesia di Bumi Perkemahan Cibubur pada Minggu (5/2/2017) atas undangan Panitia Jambore.

Pada acara tersebut, Teten Masduki menyampaikan materi mengenai menjaga NKRI.

Ada tiga poin yang disampaikan Teten di hadapan peserta jambore.
Pertama, untuk menjaga NKRI harus terus menjaga toleransi terhadap keberagaman sesama warga.

"Selain toleransi, semua warga di Indonesia harus merasakan pembangunan, dari Jawa sentris ke Indonesia sentris, termasuk mereka yang di daerah terpencil, perbatasan dan pulau terdepan," ujarnya.

Halaman
123
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved