Perusahaan Tidak Transparan Laporkan Tenaga Kerja Asing. Pemkab Anambas Akan Lakukan Ini

Pihaknya menambahkan, dari data yang dimiliki, terdapat 14 TKA yang bekerja di Anambas

Perusahaan Tidak Transparan Laporkan Tenaga Kerja Asing. Pemkab Anambas Akan Lakukan Ini
surya/azernews
ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Pemkab Anambas akan melakukan pendataan langsung terhadap sejumlah tenaga kerja asing (TKA) di Anambas.

Langkah ini, diambil Pemkab Anambas melalui Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Transmigrasi, dan Tenaga Kerja Kabupaten Kepulauan Anambas, karena menganggap perusahaan tempat TKA bekerja tidak transparan.

Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan tenaga kerja pada Dinas Tenaga Kerja Anambas, Madison mengatakan, perusahaan migas dan non migas yang beroperasi di Anambas tidak transparan dalam melaporkan jumlah tenaga kerja asing yang bekerja di tempat mereka.

"Padahal wajib lapor ini sudah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda). Hal ini juga dipertegas dalam Undang-Undang nomor 7 tahun 1981 tentang wajib lapor ketenagakerjaan di perusahaan," ujarnya Selasa (7/2/2017).

Pihaknya menambahkan, dari data yang dimiliki, terdapat 14 TKA yang bekerja di Anambas.

Dua belas orang di antaranya bekerja di perusahaan migas serta dua di antaranya bekerja pada bidang non migas.
Namun, dari ke 14 orang itu, baru satu orang TKA yang melapor secara resmi yakni TKA asal Filipina yang bekerja pada sektor non migas.

"Kesulitan yang kami dalam melakukan pendataan ini salahsatunya keberadaan TKA ini yang tidak stay di Anambas.

Berbeda dengan sejumlah kabupaten/kota lain yang ada di Provinsi Kepri. Kendati demikian, kami tetap berencana melakukan pendataan. Seperti darimana asal mereka, pekerjaan, dan status mereka," katanya.(*)

* Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Rabu, 8 Februari 2017

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help