Wapres Kalla Anggap Unjuk Rasa di Depan Rumah SBY Salah Sasaran

Dan kalau saya baca itukan tidak relevan juga dengan Pak SBY. Tentang SARA, SBY kan tidak pernah berbicara hal-hal itu kan. Jadi kenapa di situ

Wapres Kalla Anggap Unjuk Rasa di Depan Rumah SBY Salah Sasaran
Tribunnews.com/ Amriyono Prakoso
Wakil Presiden Jusuf Kalla di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (31/1/2017). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai, unjuk rasa yang dilakukan sekelompok mahasiswa di depan kediaman Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono, salah sasaran.

Pasalnya, tuntutan yang mereka ajukan ihwal penolakan dan perlawanan terhadap isu suku, agama, ras dan antara golongan (SARA) dinilai tak tepat dilontarkan kepada SBY.

"Dan kalau saya baca itukan tidak relevan juga dengan Pak SBY. Tentang SARA, SBY kan tidak pernah berbicara hal-hal itu kan. Jadi kenapa di situ," kata Kalla di Jakarta, Selasa (7/2/2017).

Wapres pun tak luput mempertanyakan tuntutan mahasiswa tersebut.

Baca: 5 Fakta Aksi di Rumah SBY, Ternyata Hanya Bagi-bagi Selebaran Terkait Isu SARA

Menurut dia, tak seharusnya mahasiswa unjuk rasa dan menuntut sesuatu terhadap seseorang yang tidak melontarkan pernyataan terkait tuntutan mereka.

"Itu pertanyaan juga. Kalau isunya tidak ada yang berhubungan dengan Pak SBY malah," ujarnya.
Meski demikian, Wapres juga mengingatkan, agar semua pihak dapat ikut andil dalam menjaga stabilitas situasi politik.

Sebelumnya, SBY melalui akun Twitternya, sempat berkicau bahwa rumahnya di Kuningan digruduk ratusan orang.

"Saudara-saudaraku yang mencintai hukum dan keadilan, saat ini rumah saya di Kuningan digruduk ratusan orang. Mereka berteriak-teriak," ujar SBY.

Penulis : Dani Prabowo

Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help