Kajati Kepri: Saya Tidak Ingin Kepala Daerah Datang ke Kejati Berstatus Tersangka. Sinyal?

Kepala Kejati Kepri punya cara halus ingatkan kepala daerah tak bermain api dengan anggaran. Ini pernyataannya!

Kajati Kepri: Saya Tidak Ingin Kepala Daerah Datang ke Kejati Berstatus Tersangka. Sinyal?
Humas Pemprov Kepri
Suasana penekenan Mou Pemprov Kepri dengan Kejati Kepri soal pendampingan proyek pemerintah, Rabu (8/2/2017) di Kantor Pemprov Kepri 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-Kajati Kepri Yunan Harjaka meminta Gubernur Kepri, Bupatu dan Wali Kota se-Kepri untuk menjadikan kejaksaan sebagai tempat konsultasi.

"Saya meminta Pak Gubernur dan seluruh kepala daerah di Kepri untuk menjadikan keaksaan sebagai tempat konsultasi," kata Yunan di Kantor Gubernur Kepri, Pulau Dompak Tanjungpinang, Rabu (8/2/2017).

Dia mengingatkan mereka untuk tetap mengutamakan konsultasi dalam pelaksanaan anggaran.

Konsultasi tersebut akan menghindari para pemangku anggaran terjebak masalah hukum.

"Saya ingin bapak-bapak datang ke kejaksaan sebagai pejabat yang berkonsultasi bukan berstatus tersangka," tambah Yunan lagi.

Menurut Yunan, penyimpangan dalam penggunaan anggaran disebabkan oleh tiga masalah.

Pertama, kepala daerahnya baik tetapi pejabat atau stafnya tidak baik.

Kedua, kepala daerahnya tidak baik kendatipun pejabat atau stafnya baik.

"Yang ke tiga ini paling parah yakni, kepala daerah sudah tidak baik, pejabat atau stafnya pun ikut tidak baik," tegas Yunan.

Kajati Kepri tersebut kemudian mengingatkan kepala daerah dan wakil rakyat tentang bahaya laten dalam pemerintahan.

"Itu adalah penggunaan anggaran untuk balas budi kepada tim sukses. Saya berharap agar bahaya ini harus dihindari," ungkap Yunan. (*)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved