Setelah Tujuh Tahun Dirantai Usai Memukul Orangtua dan Tetangga, Handoko Kini Bebas

Rantai itu potong tim beranggotakan Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK), Polsek Wonoasri, dan seorang tukang

Setelah Tujuh Tahun Dirantai Usai Memukul Orangtua dan Tetangga, Handoko Kini Bebas
KOMPAS.com/MUHLIS AL ALAWI
Anggota Polsek Wonoasri berkomunikasi dengan Handoko sebelum rantai besi yang mengikat kedua kakinya diputus di kediamannya di Desa Plumpungrejo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Selasa ( 7 / 2 / 2017). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, MADIUN - Wajah Handoko (30), warga RT 04/ RW 01, Desa Plumpungrejo, Wonoasri, Madiun, nampak tegang saat rantai besi yang mengikat kakinya dipotong, Selasa (7/2/2017).

Rantai itu potong tim beranggotakan Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK), Polsek Wonoasri, dan seorang tukang menggunakan gerinda listrik.

Mengenakan kaus oblong coklat bermotif garis dan sarung kotak-kotak coklat muda, Handoko sudah merasakan tujuh tahun hidup dengan belenggu besi terikat di kedua kakinya.

Bukan tanpa alasan bila keluarganya merantai kaki Handoko.

Pria yang mengalami gangguan jiwa itu kerap mengamuk dan pernah memukul orangtua serta tetangganya.

Disaksikan anggota Polsek Wonoasri, programer kesehatan jiwa Puskesmas Wonoasri, perangkat desa, anggota Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan, dan keluarganya, rantai besi itu akhirnya dilepas.

"Dulu dia pernah hajar almarhum bapak kandungnya, Haryono, dan tetangganya.

Dia pukul bapak karena tidak dituruti kemauannya.
Sedangkan pukul tetangga karena tersinggung dikatain berani sama orangtua," kata Hartono, kakak kandung Handoko, di sela-sela pemotongan rantai besi di Plumpungrejo, Selasa siang.

Hartono menceritakan, sebelum mengalami gangguan jiwa, adiknya sempat ikut bekerja bersamanya di sebuah rumah makan di Surabaya. Tak hanya itu, Handoko juga pernah bekerja di pabrik kayu.

Handoko sering menyendiri di dalam kamar. Pada 2008, tiba-tiba ia merasa ditendang hingga membuatnya pingsan.

Halaman
12
Editor: nandarson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help