KTP dan NPWP Palsu Diimpor dari Kamboja. Ini Penjelasan Ditjen BC pada DPR RI

Berdasarkan laporan dari lapangan, pada hari Jumat tanggal 3 Februari 2017 didapati pengiriman barang melalui Fedex berupa 36 lembar KTP

KTP dan NPWP Palsu Diimpor dari Kamboja. Ini Penjelasan Ditjen BC pada DPR RI
KTP palsu 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Informasi terkait paket kiriman berisi e-KTP palsu yang diamankan petugas di Terminal Kargo Bandara Soekarno Hatta, Tangerang beberapa hari yang lalu, menggegerkan khalayak masyarakat.

Hal itu membuat jajaran Komisi II DPR RI menggelar inspeksi mendadak ke Kantor Bea Cukai Bandara Soetta pada Kamis (9/2/2017).

Penemuan itu menunjukkan bahwa isu adanya e-KTP palsu menjelang Pilkada di Jakarta benar adanya, bukan hoax.

Jajaran Komisi II tersebut tiba di Gedung A Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Bandara Soekarno Hatta sekira pukul 11.20 WIB.

Rombongan yang berjumlah 10 orang itu dalam rangka mengklarifikasi dugaan KTP palsu dari Kamboja tersebut.

"Kan kita menerima kabar bahwa ditemukan KTP sekian ribu di Bandara Soekarno Hatta. Kemudian banyak juga kita pandang ini meresahkan," ujar anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Sutriyono pada Kamis (9/2/2017).

Menurut Sutriyono, paket kiriman berisi KTP dan lainnya ini, selain konteks Pilkada juga rawan untuk disalahgunakan. Ia menegaskan perlu penegakan aturan terkait dengan undang-undang kewarganegaraan.

"KTP ini kan dokumen kewarganegaraan juga. Jadi kami kesani (Bea Cukai Bandara Soetta) fokus terkait dengan tupoksi Komisi II itu. Kami datang ke Bandara Soekarno Hatta," ucapnya.

Sutriyono mengungkapkan pihaknya disambut dengan segenap jajaran Bea Cukai Bandara Soetta. Ada sekitar 7 orang yang menyambut rombongannya itu, namun tidak satu pun yang berani menjelaskan terkait KTP palsu tersebut.

"Kami tanya barangnya ada atau tidak, tapi gak berani menjelaskan. Ada di mana juga tidak ada yang berani menjelaskan. Intinya mereka tidak berani bicara dengan alasan sudah diambil kewenangannya oleh ditjen (Direktorat Jendral Bea Cukai)," katanya.

Halaman
123
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved