Hindari Konsumsi Antibiotik Selama Hamil. Ini Efek Buruknya

Sistem kekebalan tubuh manusia membutuhkan satu tahun untuk berkembang sempurna

Hindari Konsumsi Antibiotik Selama Hamil. Ini Efek Buruknya
kompas.com
Ilustrasi antibiotik 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM - Paparan antibiotika sejak di kandungan dapat memperlemah sistem kekebalan tubuh bayi dan meningkatkan risiko kena penyakit seperti radang paru atau pneumonia di kemudian hari.

Tes pada tikus hamil menunjukkan perkembangan sel-sel kekebalan tubuh yang melindungi tubuh dari penyakit paru terganggu pada bayi ketika ibu mereka di beri antibiotika sebelum mereka dilahirkan.

Riset sebelumnya pada manusia sudah mengindikasikan bahwa antibiotika dapat mempengaruhi perkembangan sistem kekebalan tubuh bayi dengan mengenyahkan bakteri baik dan bakteri jahat di dalam pencernaan.

"Kami ingin mencari tahu bagaimana ini terjadi dan apakah ada mekanisme untuk mencegahnya," ujar pemimpin penelitian Hitesh Deshmukh dari Cincinnati Children's Hospital Medical Center.

"Kami meneliti tikus hamil dan memberi mereka dua atau tiga antibiotika paling lazim yang digunakan empat sampai lima hari sebelum persalinan.

Manusia biasanya hanya diberi antibiotika 48 jam atau 72 jam sebelum persalinan. Jadi ini sebuah perkiraan paling dekat," katanya.

"Kami membuktikan jika Anda diberi antibiotika, terjadi gangguan perkembangan sel-sel limfoid di paru-paru yang merupakan perlindungan terhadap infeksi seperti pneumonia karena virus atau jamur, " tutur Deshmukh.

Antibiotika secara rutin diberikan pada wanita yang melahirkan lewat operasi caesar untuk mencegah infeksi dan dalam beberapa kelahiran normal untuk melindungi mereka dari bakteri berpotensi mematikan yang disebut Group B Streptoccoccus (GBS).

Sistem kekebalan tubuh manusia membutuhkan satu tahun untuk berkembang sempurna, yang artinya kelemahan yang terjadi ketika sedang terbangun dapat menjadi dalam jangka panjang, bahkan permanen.

Ilmuwan di belakang riset yang diterbitkan di jurnal Science Translational Medicine ini sekarang berencana melakukan studi klinis untuk mengevaluasi manfaat pembatasan penggunaan antibiotika di kalangan wanita hamil dan bayi baru lahir.

Di Inggris panduan dokter dari National Institute for Health and Care Excellence (Nice) menyebutkan wanita yang menjalani operasi caesar harus diberikan antibiotika prophylactic sebelum dibedah.

Banyak bayi baru lahir pun menerima antibiotika. Pengobatan itu melindungi diri dari GBS, penyebab utama infeksi mematikan pada bayi. (*)

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help