Pabrik Cokelat PT Coacoa Laporkan Karyawannya ke Polisi. Ini Sebabnya

Ada empat orang yang kita amankan. Mereka karyawan perusahaan juga. Memang mereka sengaja menjual barang tersebut kepada orang lain.

Pabrik Cokelat PT Coacoa Laporkan Karyawannya ke Polisi. Ini Sebabnya
Kontainer yang diamankan Polsek Batam Kota terkait pencurian biji cokelat di PT Asia Coacoa Indonesia. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Unit Reskrim Polsek Batam Kota menangkap empat pelaku penggelapan biji cokelat milik PT Asia Coacoa Indonesia.

Akibat kasus penggelapan ini, PT ACI yang terletak dikawasan Industri Tunas, Batam Centre, mengaalami kerugian sebesar Rp 200 juta.

Kapolsek Batam Kota Kompol Arwin saat dikonfirmasi mengatakan, keempat orang pelaku tersebut bernama Sukiyanto (33) Bagus Nurman (21), Momora Pulungan (33) dan Pangihutan Marbun (30).

Mereka karyawan di perusahaan tersebut.

"Ada empat orang yang kita amankan. Mereka karyawan perusahaan juga. Memang mereka sengaja menjual barang tersebut kepada orang lain. Padahal barang itu yang punya perusahaan," sebut Arwin.

Kasus ini terungkap saat bagian HRD perusahaan mengecek stok barang yang ada di gudang.

Sesampai disana, setok barang tidak sesuai dengan data yang dipegang HRD.

Petugas HRD kemudian menanyakan kepada petugas yang menerima barang tersbeut.

Dia menjelaskan kalau barang itu sudah digelapkanya dengan cara bekerja sama dengan sopir pengantar kontainer.

"Jadi dalam hal ini, petugas penerima barang main mata dengan orang kontainer. Sejauh ini sudah dua palet Biji Coklat yang dijual mereka," sebut Arwin lagi.

Halaman
123
Penulis:
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved