Awas Penipuan! Minta Pulsa Berkedok Pesan Makanan ke Mapolsek di Tanjungpinang. Ini Targetnya!

Awas penipuan! Minta pulsa berkedok pesan makanan ke Mapolsek di Tanjungpinang. Ini sasaran penipuannya!

Awas Penipuan! Minta Pulsa Berkedok Pesan Makanan ke Mapolsek di Tanjungpinang. Ini Targetnya!
Ilustrasi korban penipuan 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Banyak modus penipuan. Salah satunya penipuan modus pesan makanan yang menyasar kepada pengelola makanan. Para pemilik usaha rumah makan, restoran ataupun hotel dihimbau agar lebih berhati-hati dalam menerima pesanan dari konsumen. Karena saat ini telah terjadi beberapa kasus penipuan model baru yang menyasar tempat-tempat tersebut.

Belum lama ini Sabtu (11/2/2017) rumah makan di Tanjungpinang menjadi korban penipuan. Pelaku penipuan mengaku sebagai anggota polisi yang bertugas di Polsek Tanjungpinang Timur, dan memesan puluhan nasi kotak kepada pemilik rumah makan untuk diantar ke Mapolsek Tanjungpinang Timur.

Menggunakan sambungan telepon, pelaku juga meminta untuk dibelikan pulsa senilai Rp 100 ribu kepada pemilik rumah makan yang akan dibayar sekalian jika pesanan sudah diantar.‎ "Kejahatan Penipuan ini sebenarnya sudah model lama hanya cara yang baru. Seperti Mama minta Pulsa itu lah. Tapi modusnya, pura-pura pesan nasi," ujar AKP Efendri Ali kapolsek Tanjungpinang Timur, Minggu (12/2).

Dia mengatakan bahwa kejadian ini diketahui, saat karyawan rumah makan mengantarkan puluhan nasi kotak ke kantornya. Ia pun kaget akan pesanan itu karena setelah dicek, tidak ada petugas yang memesan nasi kotak sebanyak itu. Pihaknya langsung melakukan penyelidikan atas kasus penipuan ini, dengan melakukan pengecekan nomor Hp milik pelaku.

Dengan upaya cepat dengan harapan pelaku cepat terlacak, Pihaknya berkordinasi dengan Reskrim Polres Tanjungpinang untuk ‎melakukan pelacakaan nomor HP pelaku. "Kordinasi dengan satreskrim kita lakukan guna pelacakan nomor Hanphone," katanya.

Efendri menyampaikan, kasus seperti ini sudah mulai digunakan kembali. Ia menyampaikan, dari laporan yang diterima kejadian ini sudah terjadi sebanyak tiga kali. ‎ Pihaknya mengimbau para pemilik rumah makan untuk tidak asal menerima pesanan yang belum jelas.

"Kami menghimbau, kepada masyrakan Tanjungpinang khusunya pemilik Rumah Makan, restoran, gerai dan hotel agar waspada dengan modus penipuan baru ini apalagi jika mengatas namakan personil Polri, ini kejahatan penipuan lama dengan metode baru," tutupnya.‎ (*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved