Kabur Pakai Motor Curian, Polisi Karimun Ringkus Remaja Sei Lakam. Inilah Alasannya Mencuri!

Polisi meringkus remaja Sei Lakam kasus curanmor. Pelaku terpaksa mencuri karena ingin makan. Ini kejadiannya!

Kabur Pakai Motor Curian, Polisi Karimun Ringkus Remaja Sei Lakam. Inilah Alasannya Mencuri!
tribunbatam/elhadif putra
Kapolsek Balai Karimun, AKP Lulik Febyantara didampingi Kanit Reskrim, AKP Jais saat ekspos perkara pencurian 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Meski sudah pernah berurusan dengan hukum karena kasus pencurian, seorang remaja warga Sei Lakam Timur berinisial Mi (16) tak kunjung jera.

Kali ini Mi kembali diamankan atas tindak pencurian sepeda motor dan empat unit ponsel di rumah seorang warga Kampung Sidorejo, Kelurahan Lubuk Semut, Kecamatan Karimun bernama Harsono.

Dari hasil pemeriksaan polisi Mi melakukan aksinya pada Sabtu (11/2) lalu sekira pukul 01.40 WIB. Ia masuk ke rumah Harsono melalui pintu belakang yang memang dalam kondisi tidak terkunci.

Setelah masuk Mi pun mengendap-endap agar pemilik rumah tak terbangun. Tak butuh waktu lama, Ia menyikat empat ponsel. Saat hendak melarikan diri, Mi melihat sepeda motor Jupiter Z di depan rumah Harsono dengan kondisi kunci masih tergantung.

"Pelaku juga langsung menggunakan motor korban yang terparkir di depan rumah untuk kabur," kata Kapolsek Balai Karimun, AKP Lulik Febyantara saat ekspos perkara, Rabu (15/2/2017).

Usai mendapat laporan dari Harsono polisi langsung melakukan penyelidikan. Dan hasil pemeriksaannya, pelaku pencurian mengarah ke Mi. Ia pun dibekuk polisi pada Selasa (14/2) siang sekira pukul 14.30 WIB di Pasar Lama Telaga Mas Kelurahan Sei Lakam Barat, Kecamatan Karimun.

Selain Mi Unit Reserse Kriminal Polsek Balai Karimun kembali membekuk penadah hasil curian kasus ini bernama Andi (23). Mi dikenakan pasal 363 KUHP ayat 1 tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun kurungan penjara. Sedangkan Andi dikenakan pasal 408 KUHP sebagai penadah.

"Mi ini merupakan resedivis kasus pencurian," jelas Lulik.

Sementara itu Mi yang diwawancarai mengatakan nekat mencuri karena butuh uang untuk biaya hidup sehari-hari. Ia mengaku terpaksa mencuri karena sudah tidak hidup bersama orangtua.

"Sudah lama tidak sama orangtua. Uang hasil jual barang (curian) buat makan," ujarnya. (*) 

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved