Pilkada Serentak

Gendong Warga Difabel Agar Bisa Ikut Nyoblos, Kapolsek Ini Akan Diganjar dengan Penghargaan

Ferdinan dibawa untuk mencoblos dalam pemilihan wali kota dan wakil wali Kota Kupang

Gendong Warga Difabel Agar Bisa Ikut Nyoblos, Kapolsek Ini Akan Diganjar dengan Penghargaan
Dokumen Basit Algadri
Kepala Kepolisian Sektor Kelapa Lima, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Basit Algadri (kiri bertopi) bersama anggotanya sedang menggendong seorang warga Kota Kupang yang difabel menuju ke TPS 2 Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima untuk memberikan hak suara 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KUPANG - Wajah Ferdinan Henuk begitu sumringah ketika dua orang polisi dari Kepolisian Sektor (Polsek) Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), mendatanginya dan menyampaikan akan membawanya ke tempat pemungutan suara (TPS).

Ferdinan dibawa untuk mencoblos dalam pemilihan wali kota dan wakil wali Kota Kupang.

Ferdinan adalah penderita difabel yang mengalami kesulitan berjalan, sehingga saat Pemilihan Kepala Daerah berlangsung seperti ini, tentunya ia akan mengalami kesulitan.

Ia begitu tersanjung ketika rumahnya didatangi Kepala Polsek Kelapa Lima, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Basit Algadri.

Kapolsek dan seorang anggotanya mengangkat dan menggendong Ferdinan naik ke atas mobil dinas sang kapolsek untuk dibawa ke TPS.

Ferdinan semula sudah putus asa tidak bisa mencoblos lantaran tak ada yang membantunya pergi ke TPS. Di rumahnya hanya ada ia dan istri, sedangkan semua anaknya sudah berkeluarga dan tinggal jauh dari dirinya.

“Tadi untung ada pak polisi datang. Kalau tidak, hari ini mungkin saya tidak bisa ikut coblos. Istri saya tidak bisa bantu membopong saya karena badannya kecil. Sekali lagi saya berterima kasih untuk Pak Kapolsek yang sudah bantu saya,” kata Ferdinan kepada Kompas.com, Rabu (15/2/2017).

Kepala Polsek Kelapa Lima AKP Basit Algadri mengatakan, ia bersama anggotanya sibuk membantu warga difabel untuk mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) guna melaksanakan pencoblosan.

Tiga orang pemilih warga penyandang disabilitas masing-masing Ferdinan Henuk, Halima Saleh dan Kasti dibopong hingga digendong untuk mencoblos di TPS 2 Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima.

Basit Algadri mengaku ikut membantu warga difabel karena ingin memperlancar proses Pemilihan Kepala Daerah ini, sehingga hak semua warga Kota Kupang untuk memilih bisa terwujud dengan baik.

Halaman
123
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved