Minim Dana Bergulir ke Kepri, Dinas UKM Ketahuan Kurang Sosialisasi. Bagaimana Ini Pak Gubernur?

Kepri minim dana bergulir akibat kurangnya sosialisasi Dinas UKM. Halo Pak Gubernur!

Minim Dana Bergulir ke Kepri, Dinas UKM Ketahuan Kurang Sosialisasi. Bagaimana Ini Pak Gubernur?
tribunbatam/thom limahekin
Suasana sosialisasi dana bergulir Dinas UKM Kepri 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-Dana bergulir dari Lembaga Pengelola Dana Begulir (LPDB) untuk peningkatan Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKM) masih begitu mengalir ke Kepri.

Padahal dana bergulir tersebut bisa disalurkan dalam jumlah berapa pun kepada daerah yang mengajukan permohonan.

Direktur utama LPDB-KUMKM, Kemas Danial mengatakan, pemerintah pusat mengucurkan dana bergulir sebesar Rp 8,1 triliun untuk 5000 KUMKM se-Indonesia.

Provinsi Kepri hanya mendapat Rp 21 miliar dari dana triliunan rupiah tersebut.

"Kami lalu mengevaluasi. Kami temukan bahwa masalahnya terletak pada minimnya sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas UKM Kabupaten/Kota dan Provinsi di Kepri," ungkap Kemas pada acara Bimbingan Teknis Walk Inn Assessmen LPDB-KUMKM di CK Hotel Tanjungpinang, Kamis (16/2/2017) siang.

Bertolak dari permasalahan ini, Kemas lalu mengajak seluruh Dinas UKM Kabupaten/Kota dan Provinsi untuk semakin giat mensosialisasikan dana bergulir ini kepada masyarakat pelaku usaha.

Dia meyakini, sosialisasi yang terus dilakukan secara rutin akan meningkatkan penyerapan dana bergulir demi mendukung usaha mikro kecil menengah yang dikembangkan masyarakat.

"Dana bergulir itu akan disalurkan sebanyak kemampuan daerah memintanya. Tentu daerah mengusulkan itu sesuai dengan kemampuan dan kriteria KUMKM yang dikembangkan masyarakat," tegas Kemas.

Menurut Kemas, KUMKM yang berhak menerima dana bergulir tentu harus memenuhi beberapa kriteria.

Misalnya, KUMKM itu sudah berusia paling kurang dua tahun, berbadan usaha, mencapai keuntungan dalam usaha dan lain-lain.

Halaman
12
Penulis: Thom Limahekin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help