Daerah Resapan Air Ditimbun Pengembang, Warga Marina Cemaskan Bahaya Banjir

Warga Marina mencemaskan efek buruk penimbunan puluhan hektare lahan di samping Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Marina oleh sebuah pengembang

Daerah Resapan Air Ditimbun Pengembang, Warga Marina Cemaskan Bahaya Banjir
TRIBUNBATAM/IAN PERTANIAN
Pengembang sedang melakukan penimbunan di wilayah Marina yang biasanya menjadi daerah resapan air. Pasca penimbunan itu wilayah sekitar kerap dilanda banjir tiap hujan 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM,BATAM - Warga Marina mencemaskan efek buruk penimbunan puluhan hektare lahan di samping Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Marina oleh sebuah pengembang perumahan.

Pasalnya, daerah tersebut selama ini berfungsi sebagai daerah resapan air. Sehingga, penimbunan tersebut bisa mengakibatkan banjir akibat air hujan tak memiliki tempat mengalir.

"Selama ini daerah Marina selalu kebanjiran setiap kali hujan datang. Karena sudah tidak adanya lahan resapan air. Apalagi saat ini dilakukan lagi penimbunan, ini akan menambah parah daerah Marina,"kata Rendy, seorang warga Marina kepada Tribun Batam, Jumat (17/2/2017).

Selama ini jalan menuju Marina tepatnya 500 meter dari Bapelkes Marina, selalu tergenang setiap kali hujan.

Genangan itu bahkan bisa mencapai kedalaman hingga satu meter. Hal itu diperparah oleh aksi penimbunan oleh pengembang.

"Kalau hujan datang, jalan di Marina, tepatnya di depan perumahan Devin Marina, selalu banjir. Karena resapan air sudah tidak ada, ini ada lagi penimbunan resapan air, berarti nanti banjirnya pasti lebih parah,"kata Rendy.

Menanggapi hal tersebut Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (Bapedal) Kota Batam Dendi Purnomo menjelaskan, pihaknya sudah mengetahui hal tersebut.

"Lahan itu nantinya akan dijadiakan perumahan dan sebagian untuk industri,"katanya.

Dia menjelaskan untuk izinnya sendiri sampai saat ini belum dikeluarkan masih dalam pembahasan.

"Izinnya masih dalam pembahasan, belum dikeluarkan,"kata Dendi.

Dia juga menuturkan Tim Pengawasan dan Penindakan Bapedal Kota Batam, sudah turun ke lapangan.

"Mereka sudah turun sudah melakukan pengecekan,"kata Dendi Purnomo.(*)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help