TribunBatam/

OTT di Tanjungpinang

Tarif Sewa Kios Bayar Harian dan Bulanan, Tarif Pastinya Tidak Tahu. Pedagang: Tak Ada Surat Edaran!

Pedagang mengaku tak tahu harga pasti sewa kios BUMD. Mereka hanya tahu sewa bisa bayar harian dan bulanan. Soal surat edaran, pedagang jawab tak ada!

Tarif Sewa Kios Bayar Harian dan Bulanan, Tarif Pastinya Tidak Tahu. Pedagang: Tak Ada Surat Edaran!
tribunnews batam/aminnudin
Ilustrasi. Belasan lapak atau meja pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Bintan Center diangkut Satpol PP, Jumat (1/4/2016) 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG- Menurut sejumlah pedagang, pembayaran sewa bulanan lapak dan kios di kawasan Pasar Bestari dan Puja Sera Bintan Center, bervariasi.

Mulai dari Rp10 ribu perhari, Rp120 sampai 200 ribu perbulan. Kemudian setiap tahunnya mereka harus perpanjang surat perjanjian dengan dikenakan biaya Rp 200 ribu.

Namun, pembayaran sewa bulanan tersebut semenjak BUMD dipimpin Asep Nana Suryana, dilakukan melalui BPR Bestari.

Hanya saja pedagang mengaku bingung karena sampai saat ini tidak mengetahui berapa besaran tarif penempatan kios. Sejumlah pedagang mengatakan tarif tersebut tiga juta lebih. Namun ada yang mengatakan lima juta.

"Macamana kami mau tau pasti, surat edarannya saja kami tidak terima. Kalau berapa biaya penampatan, macam-macam. Ada yang lima juta, enam juta, tujuh juta, 10 bahkan 15 juta," kata seorang pedagang yang dikawasan Pasar Bestari Bintan Center, Jumat (17/2/2017).

Mereka menduga, tarif penempatan kios dan lapak itulah yang dijadikan sebagai ajang Pungutan yang melibatkan pegawai BUMD. Sehingga siapa yang berminat dan menawar dengan harga tinggi, maka mereka akan lebih mudah mendapatkan kios tersebut. Bahkan pedagang yang sudah menempati kios pun bisa digeser ke kios lain, saat ada yang menawarnya kembali dengan harga tinggi. (*) 

Penulis: M Ikhwan
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help