TKA Ilegal di Bintan Semata Soal Disnaker-Badan Penanaman Modal? Hasfarizal: Mereka Masuk Darimana?

Kepala Disnaker dan Penanaman Modal Bintan menolak jika soal TKA ilegal semata urusan ketenagakerjaan. "Emang Mereka Masuk Dari Mana!"

TKA Ilegal di Bintan Semata Soal Disnaker-Badan Penanaman Modal? Hasfarizal: Mereka Masuk Darimana?
tribunbatam/aminnudin
Sejumlah TKA ilegal diamankan di imigrasi Tanjunguban 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN-Kepala Badan Penaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) dan Tenaga Kerja Bintan Hasfarizal Handra menegaskan, problem tenaga kerja asing (TKA) liar alias ilegal di Bintan seperti yang terjaring oleh Kantor Imigrasi Kelas II Tanjunguban beberapa waktu lalu akar masalahnya bukan hanya di dinas ketenagakerjaan dan badan penanam modal semata. Tapi juga pengawasan di pintu masuk baik laut maupun udara.

"Emang orang Asing itu masuk melalui mana? Kan melalui pelabuhan atau pun bandara. Dan tentunya setiap orang asing yang masuk ke Indonesia kan ditanya apa dan kemana tujuannya?," ujar Kadisnaker Bintan, Hasfarizal Handra saat dikonfirmasi di Kantor Bupati Bintan, Bintan Bunyu, Jumat (17/2/2017).

Hasfarizal mengatakan, pengawasan TKA di perusahaan perusahaan di Bintan yang terdata di pihaknya sebetulnya sudah berjalan optimal selama ini. TKA di perusahaan tersebut sejauh ini sudah mematuhi aturan ketenagakerjaan. "Sejauh ini tak ada masalah,"kata dia.

Prosedur mempekerjakaan TKA juga jelas. Pertama, perusahaan mengajukan Rencana Mempergunakan Tenaga Kerja Asing (RPTKA). Dalam Undang Undang No 13 Tahun 2003 tentang Tenaga Kerja, pasal 43 ayat 1 disebutkan, pemberi kerja yang menggunakan tenaga kerja asing harus memiliki rencana penggunaan tenaga kerja asing yang disahkan oleh Menteri atau pejabat yang ditunjuk.

"Prosedur ini formal dan sejumlah perusahaan yang ada di Bintan komit dan patuhi itu dan tak ada masalah,"kata Hasfarizal.

Prosedur kedua, mengajukan Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA). "Selama dua dua ini ada itu tidak ada masalah. Tapi selama itu tidak ada, pasti akan kita usir mereka (TKA) di pabrik atau perusahaan,"kata Hasfarizal.

Sosialisasi penegasan prosedur yang harus dipatuhi perusahaan tersebut dalam merekrut TKA sudah lama dijalankan. Dan BPMPTSP Bintan yakin, perusahaan di Bintan pasti sudah tahu mengenai prosedur prosedur itu baik perusahaan Penanam modal asing (PMA) dan perusahaan penanaman modal dalam negeri (PMDN). "Perusahaan yang mempekerjakan TKA pasti sudah tahulah prosedur prosedur yang begini, jadi tak ada masalah,"kata dia.

Hasfarizal banyak menjelaskan soal itu menjawab pertanyaan media terkait adanya sorotan ke dinasnya yang dinilai lemah dalam pengawasan TKA. Belum lama, Tim Pegawasan Orang Asing (Tim Pora) Kantor Imigrasi Kelas II A Tanjunguban berhasil menjaring 41 WNA yang bekerja secara ilegal di Club Med Bintan belum lama ini. Mereka selain melanggar dokumen keimigrasian juga melanggar aturan ketenagakerjaan seperti tak memiliki IMTA. (*)

Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help