TribunBatam/

Warga Pulau Terluar Rentan Jadi Kurir Narkoba, Polres Karimun Turun Gunung Penyuluhan

Polisi turun gunung berikan penyuluhan ke warga pulau-pulau. Polisi khawatir warga diincar sindikat jadi kurir narkoba

Warga Pulau Terluar Rentan Jadi Kurir Narkoba, Polres Karimun Turun Gunung Penyuluhan
tribunbatam/elhadif putra
Personel Polres Karimun turun ke warga memberikan penyuluhan 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Masyarakat pulau terluar di wilayah perbatasan NKRI sangat rentan dimanfaatkan oleh jaringan peredaran narkoba dari luar negeri. Diketahui narkoba, terutama jenis sabu, 95 persennya berasal dari Negara Malaysia.

Untuk mencegah hal tersebut terjadi Polres Karimun melalui Satuan Bimbingan Masyarakat dan Satuan Pol Airnya menyambangi Pulau Karimun Anak, Kecamtan Tebing, yang merupakan daratan terdepan Indonesia dan berhadapan langsung dengan negara Malaysia.

Pada kesempatan itu, rombongan yang dipimpin Kasat Binmas, AKP Hadi Sucipto yang didampingi Kasat Pol Air Polres Karimun, Iptu Sahata Sitorus memberikan penyuluhan kepada masyarakat yang berdomisili di sana pada Jumat (17/2/2017).

"Kita bersama Kasatpolair Polres Karimun melaksanakan Operasis Bina Kusuma Seligi 2017 dan Operasi Aman Nusa Seligi 2017 dengan melaksanakan kegiatan sambang dan binluh kepada masyarakat pulau terluar Indonesia yaitu Pulau Karimun Anak," kata Hadi.

Hadi mengimbau agar warga Pulau Karimun Anak jangan sampai terlibat sebagai pengedar narkoba. Selain dapat diporses secara hukum, dengan mengedarkan narkoba maka pengedarnya akan merusak generasi muda negara sendiri.

"Kita berikan bimbingan dan penyuluhan karena bandar-bandar narkoba biasanya memanfaatkan orang-orang pulau untuk dijadikan kurir narkoba," jelas Hadi.

Selain itu, lanjut Hadi, warga Pulau Karimun Anak yang merupakan aset bangsa karena ikut menjaga kedaulatan NKRI dengan tinggal di pulau terluar. Kepada warga Ia juga menyampaikan agar jangan merusak pulau ataupun melakukan illegal logging.

"Karena hal tersebut melanggar hukum dan dapat merusak ekosistem di daerah kita," terangnya.

Di akhir kegiatan aparat kepolisian juga menyerahkan bantuan berupa 10 life jaket kepada para warga yang memang umumnya bekerja sebagai nelayan. (*) 

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help