Kakak Pemimpin Korut Dibunuh di Malaysia

Kaus "LOL" Milik Terduga Pembunuh Kim Jong Nam Dijual Rp 13 Juta, Toko Online Banjir Order!

Kaus LOL yang dipakai terduga pembunuh Kim Jong Nam laku terjual seharga Rp 13 juta di toko online. Ini toko online penjualnya!

Kaus
Star TV via AP
Foto perempuan yang diduga terlibat pembunuhan Kim Jong Nam terekam kamera CCTV di Bandara KLIA 2, Sepang, Malaysia 

BATAM. TRIBUNNEWS, KUALA LUMPUR-Kaus bertuliskan "LOL", yang dikenakan perempuan yang diduga terkait pembunuhan kakak tiri pemimpin Korea Utara, mulai dijual di salah satu toko online terbesar China.

Belum jelas, apa daya tarik dari keterkaitan dalam pembunuhan itu, tetapi kaus tersebut kini dijual di jaringan toko online Taobao, dengan harga 6.324 yuan atau Rp 13 juta.

Aparat Malaysia sejauh ini masih menyelidiki terbunuhnya Kim Jong Nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un.

Setidaknya sudah tiga orang ditangkap. Salah satunya disebut sebagai warga Malaysia, pacarnya yang merupakan perempuan berpaspor Indonesia bernama Siti Aishah (juga ditulis Siti Aisyah), dan seorang lagi adalah perempuan Vietnam.

Foto yang diambil melalui rekaman CCTV bandara menunjukkan seorang perempuan yang dicurigai sebagai satu dari dua perempuan yang menyerang Kim Jong Nam. Ia terlihat di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA).

Tidak jelas apakah perempuan dalam rekaman CCTV itu adalah perempuan asal Vietnam atau Siti Aisyah yang berpaspor Indonesia.

Bahkan, kualitas gambar itu sendiri tidak terlalu bagus, dan resolusinya begitu rendah sehingga upaya untuk mengidentifikasi perempuan itu nyaris mustahil.

Entah apa sebabnya, kaus yang digunakan perempuan itu mendadak jadi pembicaraan di China.

Menurut surat kabar terbitan Hongkong, South China Morning Post, kaus itu dijual di situs Taobao dengan tulisan "t-shirt yang dikenakan mata-mata perempuan Korea Utara".

Namun, tak lama kemudian, foto kaus tersebut dicabut setelah beredar luas di internet.

Apple Daily memberitakan penawaran di Taobao, yang menyertakan gambar beresolusi rendah itu.

Tak ada foto kaus yang dijual, tak ada juga rincian lebih jauh. Namun, kaus itu dijanjikan tersedia dalam berbagai ukuran.

Dalam perbincangan di situs Sina Weibo, para netizen di China berdebat tentang apakah penjualan kaus itu merupakan upaya untuk mendulang rezeki dari suatu peristiwa dan berita yang menghebohkan. (BBC Indonesia)

Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help