TribunBatam/

Kejar Biksu Gelapkan Uang, Polisi Temukan Lorong Rahasia di Bawah Kuil Buddha. Ini Penampakannya!

Kejar biksu penggelap uang, polisi sisir kuil dan akhirnya temukan terowongan di dalamnya. Ini sejarah kelam terowongannya!

Kejar Biksu Gelapkan Uang, Polisi Temukan Lorong Rahasia di Bawah Kuil Buddha. Ini Penampakannya!
Kompas.com/Lillian SUWANRUMPHA / AFP
Para biksu Buddha melakukan ritual doa pagi di kuil Wat Dhammakaya, Bangkok 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, BANGKOK-Kepolisian Thailand, Jumat (17/2/2017), menemukan terowongan rahasia di bawah kuil Wat Dhammakaya dalam perburuan seorang biksu yang diduga menggelapkan uang.

Ribuan personel kepolisian terlibat dalam pencarian biksu Phra Dhammachayo (72), yang diyakini bersembunyi dalam kompleks kuil yang luas di pinggiran kota Bangkok itu.

Mantan biksu itu, yang mendirikan sebuah sekte baru pada 1970 dan mengembangkannya hingga menjadi sebuah kelompok besar, dituduh mencuci dan menggelapkan uang sebesar 23 juta dolar.

Uang sebesar itu diterima Dhammachayo dri seorang pemilik bank koperasi yang kini mendekam di dalam penjara.

Namun, polisi mulai frustrasi dalam upaya pencarian ini karena mereka dibimbing para biksu memeriksa ruangan demi ruangan yang seolah tak ada habisnya di kompleks seluas lebih dari 400 hektar itu.

Polisi kemudian menemukan terowongan sepanjang 1,5 kilometer yang terpecah menjadi dua jalur, berada di bawah stupa raksasa kuil itu.

Polisi menduga terowongan rahasia itu digunakan Dhammachayo sebagai tempat persembunyiannya selama ini.

"Terowongan itu hanya memiliki satu pintu dan tidak tembus keluar kompleks kuil," kata juru bicara dinas intelike DSI, Kolonel Worranan Srilum.

Srilum menambahkan, luasnya kompleks Wat Dhammakaya membuat polisi membutuhkan banyak waktu untuk melakukan penyisiran.

"Intelijen kami yakin dia (Dhammachayo) masih berada di dalam kuil," ujar Srilum.

Operasi pencarian di kuil Wat Dhammakaya yang kaya dan berpengaruuh itu dilakukan setelah pemerintah Thailand memutuskan tempat itu berada di bawah wewenang militer.

Pemerintah sekuler Thailand biasanya enggan mencampuri urusan para biksu di negeri dengan mayoritas penduduknya memeluk agama Buddha itu.

Namun, sekte Dhammakaya telah lama berada di wilayah yang kontroversial. Salah satunya, kuil ini diduga kuat meminta pengikutnya membayar sejumlah uang untuk mencapi surga.

Citra Wat Dhammakaya dibantu dengan cara menunjukkan kesetiaan para pengikutnya dan menggunakan manajemen kehumasan yang canggih.

Kuil ini juga terlibat dalam hiruk pikuk politik Thailand. Tempat ini diyakini memiliki hubungan dekat dengan mantan PM Thaksin Shinawatra yang digulingkan pada 2006. (AFP)

Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help