Polisi Masih Cari Alamat PT Karya Arun Marine yang Diduga Tipu Calon Pencari Kerja

atu hari setelah puluhan korban penipuan menyeruduk kantor Polsek Sagulung, kepolisian masih belum mengetahui dimana alamat PT Karya Arun Marine

Polisi Masih Cari Alamat PT Karya Arun Marine yang Diduga Tipu Calon Pencari Kerja
TRIBUNBATAM/IANPERTANIAN
Calon tenaga kerja mendatangi kantor Polsek Sagulung Minggu (19/2/2017) terkait dugaan penipuan yang mereka alami oleh perusahaan penyalur tenaga kerja 

Laporan Tribun Batam Ian Sitanggang

BATAM TRIBUNNEWS.COM BATAM - Satu hari setelah puluhan korban penipuan menyeruduk kantor Polsek Sagulung, kepolisian masih belum mengetahui dimana alamat PT Karya Arun Marine.

Kepolisian saat ini baru mengamankan satu orang terkait kasus dugaan penipuan keternagakerjaan tersebut.

"Sampai saat ini kasus penipuan tersebut masih kita lidik, kita belum mengetahui dimana kantor perusahaan tersebut. Nanti kita akan survei ke Pulau Sambu, apakah benar di daerah tersebut ada kantor perusahaannya," kata Kapolsek Sagulung Hendrianto, Senin (20/2/2017).

 Baca: BREAKINGNEWS. Saya Bayar Rp 7 Juta Tapi Belum Juga Bekerja. Pencaker Ini Lapor ke Polisi

Baca: Bayar Rp 7 Juta, Sutikono Hanya Dapat Seragam, Pekerjaan Belum Ada

"Kemarin, Minggu (19/2/2017), kita terima laporan dari 70 orang korban penipuan, setelah itu kita masih menerima 10 laporan penipuan lagi," kata Hendrianto.

Pihaknya masih terus melakukan penyelidikan,dan mengumpulkan bukti-bukti, serta mencari alamat perusahaan tersebut.

Sementara, mengenai pelaku penipuan lainya yang diduga tergabung dalam Pt Karya Arum Marine, Hendrianto tidak berkomentar banyak.

"Kita fokus pada kasus penipuannya dulu, nanti untuk pelaku lainnya kita akan kembangkan,'' terangnya.

Warga melapor karena dijanjikan bekerja setelah perushaan Migas di Pulau Sambu yanmg diresmikan oleh Presiden Jokowi, beberapa waktu lalu.

Dari keterangan para korban, alasan yang selalu dijanjikan pihak perusahaan adalah, perusahaannya belum diresmikan.

Sejumlah bukt sudah diamankan polisi, seperti sepatu safety, baju seragam, dan bet kerja.

"Bukti ini sudah cukup untuk menjerat pelaku penipuan,'' terang Hendianto.

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help