Tergiur Keuntungan Rp 100 Ribu per Butir. Penjual Sosis Ini Alih Profesi Jadi Penjual Ekstasi

Pria yang tinggal di Jl Dupak Timur Surabaya ini diringkus Unit Satreskoba karena kedapatan membawa narkoba jenis pil ekstasi

Tergiur Keuntungan Rp 100 Ribu per Butir. Penjual Sosis Ini Alih Profesi Jadi Penjual Ekstasi
surya/fatkhul alami
Tersangka Abdul Rouf digelandang petugas Satreskoba Polrestabes Surabaya lantaran menjadi pengenda narkoba jenis pil ekstasi, Selasa (21/2/2017). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Abdul Rouf (41) hanya bisa tertunduk dan selalu menutupi wajahnya di Satreskoba Polrestabes Surabaya.

Pria yang tinggal di Jl Dupak Timur Surabaya ini diringkus Unit Satreskoba karena kedapatan membawa narkoba jenis pil ekstasi.

Abdul Rouf yang sehari-harinya penjual sosis ini ditangkap di Jl Dukuh Kupang Surabaya ketika akan mengantarkan pesanan pil ekstasi ke seseorang pemesan berinisial AN.

"Tersangka ditangkap di pinggir jalan Raya Dukuh Kupang. Petugas yang sudah tahu terangka hendak melakukan transksasi pil ekstasi, langsung menangkap tersangka beserta barang buktinya," sebut Kabusbbag Humas Polrestabes Surabaya Kompol Lilly Djafar, Selasa (21/2/2017).

Dari penangkapan tersangka, polisi menyita sebanyak 26 butir pil ekstasi dengan logo channel warna krem.

Pil ekstasi sebanyak itu ditemukan petugas di saku celana tersangka saat dilakukan penggeledahan di lokasi penangkapan.

"Tersangka membawa 26 butir pil ekstasi. Sebanyak 25 akan diantar ke pemesan dan satu butir pil dikonsumsi sendiri.

Kami terus melakukan pengembangan, termasuk mencari tahu jaringan ini. Ngakunya mendapatkan barang dari seseorang," kata Lily.

Tersanga Abdul Rouf mengaku, pil ekstasi yang dibawanya itu diperoleh dari temannya berinisial AY (DPO).

Tersangka mengaku sudah lima kali mengantarkan dan menjual ekstasis ejak bulan Desember 2016.

"Saya jual ke teman-teman sendiri di Surabaya. Kalau barang habis, saya tinggal pesan ke teman (AY)," kata tersangka Abdul Rouf.

Pria yang pernah bekerja di salah satu hotel di Surabaya ini menuturkan, dirinya mendapat pasokan pil ekstrasi dari AY dengan harga Rp 150.000 per butir.

Dari harga itu, terangka mendapat keuntungan Rp 100 ribu per butirnya.

"Saya menjual pil kestasi ke teman-temannya dengan harga Rp 250 ribu. Saya ingin mendnapatkan uang banyak dan cepat. Kalau ada teman yang pesan, saya langsung antar sendiri," ujar tersangka Abdul Rouf.(*)

Editor: nandarson
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help