TribunBatam/

'Gonta-Ganti Pacar dan Tiduri Banyak Perempuan', Tuduhan Ini Membuat Caesar Kalap, Lalu. . .

Saya dikatakan kalau pacaran suka nidurin anak orang, saya tidak terima difitnah. saya jadi omongan orang-orang sekampung

'Gonta-Ganti Pacar dan Tiduri Banyak Perempuan', Tuduhan Ini Membuat Caesar Kalap, Lalu. . .
surabaya.tribunnews.com/Fatkhul Alami
Kapolsek Tambaksari Kompol David Triyo Prasojo (kanan) menunjukkan golok yang dipakai Caesar (tengah) untuk membacok kepala temannya sendiri. 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM - Caesar Risky Priambodo (21) ditangkap petugas Sat Reskrim Polsek Tambaksari, Surabaya, lantaran membacok temannya sendiri, Ardiyan Bagus Saputra (21), warga Jl Pacar Kembang, Surabaya.

Ironisnya, penganiayaan ini bermula dari saling ejek.

Saat itu, Caesar diolok oleh Ardiyan dan disebut sering gonta-ganti pasangan, serta kerap meniduri perempuan-perempuan yang dipacarinya.  

“Saya dikatakan kalau pacaran suka nidurin anak orang, saya tidak terima difitnah. Karena akibat dari fitnah itu saya jadi omongan orang-orang sekampung,” kata Caesar di Mapolsek Tambaksari, Rabu (22/2/2017).

Tidak terima dikatakan seperti itu, pelaku emosi dan membacok Ardi sebanyak tiga kali tepat di kepalanya. 

Penganiayaan itu dilakukan oleh Caesar di depan pasar burung Jl Indrakila, Surabaya, Kamis (2/22/2017) silam. 

Setelah melukai korbannya, Caesar melarikan diri.

Sebaliknya, di lingkungan tempat tinggalnya, penganiayaan ini membuat warga gempar dan memutuskan untuk melaporkan Caesar ke polisi. 

“Saat petugas ke lokasi, pelaku sudah kabur. Saat itu kami hanya mendapati korban dengan luka kepalanya yang serius," kata Kapolsek Tambaksari, Kompol David Triyo Prasojo, Rabu (22/2/2017).

Kerena korban mengalami luka serius, lanjut David, korban akhirnya dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan. Dari keterangan korban, akhirnya pelaku diketahui ciri-cirinya dan dilakukan pengejaran.

Setelah dilakukan penyelidikan oleh anggota Unit Reskrim, pelaku akhirnya ditangkap, Senin (20/2/2017) di tempat kerja tersangka sebagai penjaga warung kopi di Jl Menur Surabaya.

” Pengakuannya golok tersebut dipinjamnya dari temannya. Korban dibacok sebanyak tiga kali mengenai kepala begian belakang hingga mendapat jahitan," cetus David.

Kini pelaku tersebut diamankan dan mendekam di sel tahanan Mapolsek Tambaksari. Polisi juga mengamankan golok yang dipakai membacok korban.

Tersangka terancam pasal berlapis yakni pasal 351 ayat (1) KUHP Jo Pasai 2 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951

Editor: Rio Batubara
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help