Meski Tak Memiliki Kaki, Bocah Asal Jember Ini Tak Minder dan Jadi Siswa Berprestasi

Ia memang tak memiliki kaki, tapi semangat bocah itu untuk sekolah sangat luar biasa.

Meski Tak Memiliki Kaki, Bocah Asal Jember Ini Tak Minder dan Jadi Siswa Berprestasi
Perjuangan Ahmad, bocah berkebutuhan di Jember untuk bersekolah. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM - Ahmad, seorang anak laki-laki asal Jember, Jawa Timur, masih saja menjadi perhatian netizen hingga kini. Ia memang tak memiliki kaki, tapi semangat bocah itu untuk sekolah sangat luar biasa.

Beberapa waktu lalu, foto-foto Ahmad saat sedang tersenyum bahagia karena menerima hadiah dari polisi menjadi viral di jagat maya. Kini, giliran akun @cakbudi_ dan @suisbapedulijember_bwi yang memviralkan kisah inspiratif bocah tersebut.

Dilihat dari video yang diunggah @suisbapedulijember_bwi hari ini, Rabu (22/2/2017), Ahmad belajar di sebuah sekolah umum. Ia terlihat asyik menulis di antara teman-temannya yang memiliki fisik sempurna.

Seperti dikutip dari postingan akun @suisbapedulijember_bwi, Ahmad tidak pernah minder meskipun merupakan seorang bocah berkebutuhan khusus. Ia bahkan termasuk siswa yang cerdas dan masuk peringkat 10 besar di kelasnya.

Berikut postingan lengkap @suisbapedulijember_bwi.

"Masihkah kita mengeluh dengan keadaan kita sekarang? Lihatlah keadaan adek Ahmad ini. Adek Ahmad lahir dengan keadaan tidak seperti anak-anak lainnya. Tapi adek Ahmad tidak pernah malu, selalu semangat sekolah dengan keadaannya sekarang.

Di sekolah mungkin berbeda, tapi adek Ahmad sangat perlu dicontoh orang-orang yang sempurna untuk mensyukuri hidup tanpa mengeluh sedikit pun.

Adek Ahmad merupakan anak yang tergolong pintar dalam kelasnya, adek Ahmad masuk 10 besar di kelasnya. Semangat terus Ahmad sampai kau mencapai cita-citamu."

Pada Tribunjogja.com, pengelola akun suisbapedulijember_bwi membenarkan soal Ahmad yang tak pernah minder dengan keadaannya. Bocah itu hanya tinggal bersama ibunya, Pinah, di Dusun Kopang, Desa Kamal Arjasa, Jember, karena kedua orangtuanya telah berpisah.

Untuk beraktivitas sehari-hari, Ahmad banyak dibantu oleh sang ibu. Termasuk ketika pergi ke sekolah, ia harus digendong oleh ibunya karena jarak yang cukup jauh.

Adapun Pinah hanya bekerja menjagakan binatang peliharaan yang dititipkan oleh tetangganya. Oleh karena itu, ia, Ahmad dan dua anaknya yang lain hidup sangat sederhana.

"Bagi yang mau membantu Ahmad bisa titip pada kami di rekening BRI 7748-01-000774-50-7," kata @suisbapedulijember_bwi.

Selain melalui @suisbapedulijember_bwi, bantuan untuk Ahmad juga bisa disalurkan melalui rekening BCA 6130278980 yang dikelola @suisbapeduli.bali. Bisa juga melalui Dompet Amal Cak Budi di laman kitabisa.com atau BCA 3170463799 atas nama Lina Yusi Anggrawati. (*)

Editor: Rio Batubara
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved