Penerapan Entry dan Exit Point di Siantan Tidak Hanya untuk Yacht Tapi Juga Kapal Penumpang

"Entry dan exit point ini menjadi penunjang dalam meningkatkan pariwisata di Anambas," ujarnya

Penerapan Entry dan Exit Point di Siantan Tidak Hanya untuk Yacht Tapi Juga Kapal Penumpang
Tribun Batam/Septyan Mulia Rohman
Deretan kapal layar (yacht) saat singgah di Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas. Puluhan kapal yacht dari berbagai Ngara dijadwalkan akan kembali singgah di Anambas pada akhir bulan Mei 2016 mendatang. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Penerapan entry dan exit point sudah berberlakukan di Pelabuhan Pemda Kecamatan Siantan, Anambas.

Kepala Kantor Imigrasi Tarempa Ikhsanul Humala Pane Hararap mengatakan, pemberlakukan entry dan exit point itu tidak hanya untuk kapal yacht, tapi juga untuk kapal penumpang.

"Entry dan exit point ini menjadi penunjang dalam meningkatkan pariwisata di Anambas," ujarnya Kamis (23/2/2017).

Ikhsanul berharap ketentuan ini didukung semua pihak terkait sehingga bisa meningkatkan kunjungan wisata ke Anambas melalui sejumlah potensi yang ada di daerah ini.

"Ini bisa jadi momentum untuk membuka jalur dari Tioman, Malaysia ke Letung Jemaja yang hanya memakan waktu 4 jam," ujarnya.

Pihak imigrasi pun, berkomitmen dalam memberikan pelayanan dalam pembuatan paspor. Sekitar 50 sampai 55 paspor, diakuinya dapat dilayani setiap bulannya.

* Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Jumat, 24 Februari 2017

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help