Bawa BBM dari Indonesia, Tiga Polisi Timor Leste Ini Diamankan TNI

Lantaran tidak memiliki dokumen lanjut Noormansyah, ia lalu menghubungi pihak imigrasi untuk melaksanakan koordinasi

Bawa BBM dari Indonesia, Tiga Polisi Timor Leste Ini Diamankan TNI
Dokumen NR
Tiga warga Timor Leste, saat diamankan tim Intel Korem 161 Wira Sakti Kupang, NTT 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ATAMBUA - Sebanyak tiga orang warga negara Timor Leste, diamankan tim Intel Korem 161/Wira Sakti Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), karena kedapatan bawa bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan speaker aktif dari Indonesia.

Komandan Tim Intel Korem 161/Wira Sakti Kupang, Mayor Infanteri Noormansyah mengatakan, dua dari tiga warga Timor Leste yang diamankan itu yakni anggota Unidade de Patrulhamento de Fronteiras (UPF) atau polisi Timor Leste.

Tiga orang yang diamankan itu lanjut Noormansyah, yakni Alexo Godinho (25), Leonel Martins Belo (22) (keduanya adalah polisi Timor Leste), dan Mateus Begas (35).

“Ketiganya diamankan, saat kedapatan membawa tiga jerigen BBM jenis premium sebanyak 105 liter, dua speaker aktif, serta satu lampu sepeda motor jenis Vixion.

Ketiganya tidak memiliki paspor,”kata Noormansyah kepada Kompas.com, Jumat (24/2/2017) malam.

Kejadian itu lanjut Noormansyah, bermula saat pihaknya mendapatkan informasi bahwa sering terjadi pelolosan BBM jenis premium melalui jalur Atambua menuju Pos Lintas Batas Turiskaen dengan menggunakan kendaraan angkutan (bemo) dan roda dua (ojek).

Selanjutnya ia bersama anggota melaksanakan penjajakan ke daerah tersebut.

Tak berselang lama, melintaslah bemo berpelat nomor DH 1828 EB yang dicurigai di Desa Sarabau, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu.

Kendaraan tersebut dihentikan dan dilakukan pemeriksaan. Pada saat pemeriksaan ditemukan BBM, speaker aktif dan lampu sepeda motor jenis Yamaha Vixion.

“Setelah ditanyakan ke penumpang bahwa BBM itu milik siapa, ternyata salah seorang penumpang tidak dapat berbahasa Indonesia, sehingga ketiganya kita perintahkan untuk turun dan kita periksa semua biodata mereka,”ucapnya.

Lantaran tidak memiliki dokumen lanjut Noormansyah, ia lalu menghubungi pihak imigrasi untuk melaksanakan koordinasi.

Empat orang petugas Imigrasi Atambua yang dipimpin oleh Fandy F Nugraha tiba di lokasi kemudian melakukan pengecekan kelengkapan dokumen terhadap ketiga warga Timor Leste.

Selanjutnya kata Noormansyah, Tiga warga Timor Leste dibawa ke Kantor Imigrasi Atambua untuk dilakukan pemeriksaan.

“Kita sempat tanya ke polisi Timor Leste itu, mereka bilang saat mau lapor di pos imigrasi (untuk masuk ke Indonesia), petugas imigrasi belum ada sehingga mereka bebas masuk ke Indonesia,” katanya.(*)

Editor: nandarson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help