Pemko Tannjungpinang Hentikan Sementara Pengurusan IMB Baru, Ini Alasannya!

Menyusul perubahan organisasi perangkat daerah alias OPD, Pemko Tanjungpinang hentikan sementara pengurusan IMB baru. Ini alasannya!

Pemko Tannjungpinang Hentikan Sementara Pengurusan IMB Baru, Ini Alasannya!
Kompas.com
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG- Pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) baru di Kota Tanjungpinang sampai saat ini belum bisa dikeluarkan.

Pasalnya sampai saat ini dinas teknis masih menunggu Peraturan Walikota (Perwako) terkait tugas pokok dan fungsi Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Demikian disampaikan Kepala Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Tanjungpinang Hamalis. Menurutnya untuk IMB yang rekomendasi teknisnya sudah keluar sebelum dilaksanakannya OPD baru 2017 pengurusan IMB tetap akan diperoses.

"Jadi untuk yang ngurus baru ya otomatis tidak bisa dikeluarkan. Karena syarat IMB-kan harus ada rekomendasi teknis. Seperti letak posisi, pengesahan gambar dan tata ruang. Sementara sampai saat ini siapa yang berikan rekomendasi masih menunggu Perwako," katanya, Selasa (28/2/2017).

Memang menurutnya, secara de facto bisa saja SKPD bekerja mengeluarkan rekomendasi sesuai bidang keahliannya. Namun nyatanya tidak ada SKPD yang berani bekerja sebelum keluarnya Perwako yang mengatur tugas pokok dan fungsi masing-masing OPD.

Perwako tentang tugas pokok dan fungsi masing-masing OPD ini diperlukan. Pasalnya dengan berlakunya OPD baru pada 2017 ini, banyak terjadi perubahan nomenklatur. Sehingga diperlukan Perwako baru untuk mengatur tugas pokok dan fungsi OPD agar tidak terjadi benturan kewenangan.

Setelah kembali dibuka, katanya, tidak hanya IMB baru yang bisa diurus. Pihaknya juga memberikan laluan untuk pengurusan IMB pemutihan. Artinya bangunan-bangunan yang sudah dibangun namun belum ber IMB, masih bisa dilakukan pengurusan. "Walaupun pemutihan tapi tetap bayar retribusi dan denda 50 persen," katanya.

Namun dia mengimbau kepada warga masyarakat agar tidak membangun terlebih dulu sebelum mendapatkan IMB. Karena hal tersebut menyalahi aturan dan ketentuan. Bahkan meskipun bangunan sudah jadi bila tidak memenuhi ketentuan dan tata ruang akan dirobohkan. (*) 

Penulis: M Ikhwan
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help