Tanpa Jadwal Pasti, Begini Cara Satlantas Gelar Razia Motor Selama Sebulan

Wakasat Lantas, AKP Toni menambahkan bahwa latihan pra ops simpatik 2017 sudah dilakukan, dan dibuka langsung oleh Kasat Lantas Polresta Barelang

Tanpa Jadwal Pasti, Begini Cara Satlantas Gelar Razia Motor Selama Sebulan
TRIBUNBATAM/EKO SETIAWAN
Satuan Sabhara Polresta Barelang menggelar razia Cipta Kondisi di kawasan terminal Panbil Mukakuning Batam, Sabtu (25/2/2017) malam. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Satlantas Polresta Barelang akan mengedepankan sistem acak dalam operasi simpatik 2017 yang akan dilaksanakan serentak di berbagai daerah di Indonesia mulai tangal 1-21 Maret mendatang.

Mengambil tema meningkatkan simpati masyarakat terhadap polisi lalu lintas, operasi ini dilaksanakan guna mendukung kebijakan promoter Kapolri dalam rangka mendorong terciptanya Kamseltibcarlantas.

Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Andar Sibarani menjelaskan, sistem acak yang dimaksud yakni petugas akan melakukan operasi tanpa menentukan titik lokasi tertentu.

Petugas polisi akan mengacak dan melihat lokasi-lokasi di mana saja yang diperkirakan banyak terjadinya pelanggaran.

"Nanti kita akan lebih mengutamakan hunting dan patroli. ?Kemudian ada juga stationer nanti, dilihat sesuai kebutuhannya," ujar Andar ditemui di Mapolresta Barelang, Selasa (28/2/2017).

Disinggung mengenai apakah saat operasi akan segera diaplikasikan sistem tilang online, Andar menyatakan bahwa hal tersebut belum dapat direalisasikan.

Sementara itu, Wakasat Lantas, AKP Toni menambahkan bahwa latihan pra ops simpatik 2017 sudah dilakukan, dan dibuka langsung oleh Kasat Lantas Polresta Barelang, Senin (27/2/2017) kemarin.

"Pra ops simpatik bersama seluruh jajaran sat lantas sudah dilakukan kemarin. Itu dipimpin langsung oleh kasat lantas," ucap Toni.

Menurut Toni operasi inipun dilakukan dalam rangka menekan angka kecelakaan lalu lintas. Diharapkan melalui operasi ini, kesadaran pengendara ?dalam berlalu lintas semakin baik.

Ia menyebutkan dari data yang masuk ke satuannya, korban kecelakaan lalu lintas di tahun 2016 sebanyak 733 korban, dengan korban meninggal dunia sebanyak 111 orang, luka berat 353 orang, dan luka ringan 702 orang.

"Kita berharap semua lapisan masyarakat yang menggunakan kendaraan di jalan raya supaya memenuhi standar keselamatan berkendara," ucap Toni.(*)

Penulis: Anne Maria
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved