Ingin Kirim Bantuan ke Yaman, PBB Minta Jaminan Keamanan

Jaminan terhadap keamanan pengiriman bantuan penting, karena warga membutuhkan pasokan makanan, bahan bakar, dan obat demi mencegah kelaparan.

Ingin Kirim Bantuan ke Yaman, PBB Minta Jaminan Keamanan
ANTARANEWS/REUTERS/Khaled Abdullah
Ilustrasi. Seorang bocah lelaki membawa senapan dalam parade diadakan oleh prajurit Houthi yang baru direkrut di Sanaa, Yaman, Minggu (1/1/2017). 

Lima pengerek di pelabuhan hancur, sehingga puluhan kapal harus bersandar di lepas pantai karena mereka tidak dapat membongkar muatan.

"Tujuh juta warga tidak tahu dari mana asal makanan mereka berikutnya, dan saat ini mereka berisiko terkena bencana kelaparan," tambahnya.

Setidaknya 3,3 juta warga Yaman, termasuk di antaranya 2,1 juta anak dilaporkan kekurangan gizi, kata PBB.

Jumlah itu termasuk 460 ribu anak di bawah usia lima tahun yang mengalami kekurangan gizi paling parah dan berisiko kehilangan nyawa akibat radang paru-paru atau diare.

OBrien telah menemui perwakilan kelompok Houthi di ibu kota, Sanaa. Ia juga mengunjungi Kota Taiz, wilayah yang mengalami krisis pangan akibat konflik, Selasa.

PBB telah meminta anggaran sebanyak 2,1 miliar dolar AS untuk memenuhi kebutuhan pangan dan perlengkapan lainnya.

Pasalnya, perekonomian dan infrastruktur di Yaman tengah hancur akibat perang.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Gutteres pekan lalu menyatakan pihaknya sejauh ini telah menerima 90 juta dolar AS. Namun, PBB masih membutuhkan 5,6 miliar dolar AS tahun ini untuk mengatasi krisis kemanusiaan di Nigeria, Somalia, Sudan Selatan, dan Yaman. (*)

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved