Sering Mencuri di Rusun Mukakuning, Begini Lihainya Marbon Masuk Rusun dan Kamar Penghuni

Kanit Reskrim Polsek Sei beduk Bribka Abdon Pasaribu, Rabu (1/3/2017) menjelaskan, pelaku diringkus berdasarkan pengembangan laporan korban

Sering Mencuri di Rusun Mukakuning, Begini Lihainya Marbon Masuk Rusun dan Kamar Penghuni
Mambor Panggabean (kiri), spesialis pencurian di Rumah Susun Mukakuning bersama Kanit Reskrim Polsek Sei Beduk, Bripka Abdon Pasaribu. 

Laporan Tribun Batam Ian Sitanggang

BATAM TRIBUNNEWS.COM BATAM - Mambor Panggabean (25), pencuri yang sering beraksi di Rumah Susun (Rusun) Mukakuning ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Rekrim) Polsek Seibeduk, Senin (27/2/2017), di rumahnya, Kavling Sumber Seraya Baru, Sagulung.

Kanit Reskrim Polsek Sei beduk Bribka Abdon Pasaribu, Rabu (1/3/2017) menjelaskan, pelaku diringkus berdasarkan pengembangan laporan korban yang tinggal di Rusun tersebut.

"Ini hasil dari penyidikan dan keterangan saksi-saksi yang kita periksa," kata Abdon.

Pencurian ini terlacak ketika pelaku menjualkan barang hasil curiannya di media sosial Forum Jual Beli (FJB).

Hal ini memudahkan polisi melakukan pengungkapan kasus pencurian yang terjadi di rusun tersebut.

"Selama ini sudah banyak kejadian pencurian di Rusun Mukakuning yang dilaporkan ke Polsek Sei Beduk," kata Abdon.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku sudah enam kali beraksi di rusun tersebut.

"Tetapi ini masih kita kembangkan, apakah ada TKP lainnya," kata Abdon.

Mombar beraksi seorang diri dengan cara, masuk ke Rusun dengan alasan ingin bertemu kawannya.

"Untuk masuk ke Rusun Muka Kuning pengunjung harus meninggalkan identitas di pos keamanan. Tapi sayangnya, petugas keamanan Rusun tidak pernah menangarahkan korban ke Polsek setiap kali ada pencurian," kata Abdon.

Untuk masuk ke kamar korban incarannya. pelaku masuk lewat plafon kamar mandi.

"Pelaku sudah memahami betul seluk-beluk Rusun, bisa kita katakan sudah spesialis," kata Abdon.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti seperti tas milik korban, sejumlah dompet dan empat unit handphone.

Atas perbuatanya, pelaku dijerat pasal 363 tentang pencurian dengan ancaman tujuh tahun penjara.

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help