Eksekusi Lahan Kampung Swadaya

Tak Kuasa Liat Rumah Digusur, Pria Ini Pukul-pukul Dinding Sambil Menangis

Seorang warga yang ditemui Tribun di lapangan terlihat lebih memilih menghancurkan rumahnya sendiri dengan menggunakan martel

Tak Kuasa Liat Rumah Digusur, Pria Ini Pukul-pukul Dinding Sambil Menangis
TRIBUNBATAM/EKO SETIAWAN
Warga Kampung Harapan yang jadi korban penggusuran (baju merah) memilih memukul-mukul rumahnya dengan palu sebagai luapan kesedihan akibat penggusuran tersebut. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Banyak cara bagi warga Kampung Harapan Swadaya Bengkong mengekspresikan kekecewaanya saat eksekusi lahan di kediaman mereka.

Ada yang memilih melihat eksekusi dan ada juga yang menghancurkan rumahnya sendiri.

Seorang warga yang ditemui Tribun di lapangan terlihat lebih memilih menghancurkan rumahnya sendiri dengan menggunakan martel.

Ia memukul-mukul dinding rumahnya sambil berbicara sendiri. Walaupun sang istri sudah membujuknya, teguran itu seolah tidak dihiraukan oleh sang istri tersebut.

"Bapak, sudahlah bapak, biar saja lagi, biar saja orang itu yang menghancurkan," sebut sang istri.

Namun teguran tersebut tidak dihiraukanya, sambil menangis dia berkata biarkan saja.

"Ini saya yang bangun, saya yang hancurkan sendiri. Biar saja saya yang hancurkan," teriaknya sambil memukul dinding rumahnya.

Sebagian warga juga terlihat berkemas-kemas. Beberapa barang yang mereka rasa bisa dipakai mereka ambil dan mereka lepaskan satu persatu.

Begitu juga dengan tim gabungan, ada yang membantu menenangkan warga dan ada juga yang membantu mengangkat barang-barang milik warga. (*)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved