Belum Ada Anggaran, Yendi Targetkan Pelatihan BUMDes Anambas Paling Lambat 2018

Belum ada anggaran, pelatihan BUMDes di Anambas peling lambat dilaksanakan tahun 2018. Ini gambarannya!

Belum Ada Anggaran, Yendi Targetkan Pelatihan BUMDes Anambas Paling Lambat 2018
net
ilustrasi. dana desa 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Persoalan anggaran nampaknya menjadi hal klasik pada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di dinas Anambas. Tak hanya Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup yang cenderung sulit untuk pengembangan hutan kota di Anambas.

Dinas lain seperti Dinas sosial, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, dan pemberdayaan masyarakat desa cukup kesulitan ketika disinggung mengenai ada atau tidaknya pelatihan bagi aparatur desa, khususnya bagi desa yang telah memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

"Untuk tahun ini belum bisa dilakukan. Kemungkinan pada Perubahan (APBD) 2017‎ nanti atau selambat-lambatnya pada 2018 mendatang," ujar Yendi kepala pada dinas tersebut saat ditemui sejumlah awak media Kamis (2/3/2017).

Yendi menambahkan, pihaknya saat ini tengah memprioritaskan desa yang memiliki potensi seperti dari hasil perkebunan maupun hasil laut. Ia mencontohkan sejumlah desa yang ada di Kecamatan Siantan Selatan yang mayoritas memiliki bagan‎ untuk menangkap hasil laut termasuk sektor perkebunan di desa itu.

"Tidak hanya sektor itu, sektor lainnya seperti pariwisata juga menjadi hal yang kami prioritaskan. Tujuannya, untuk kemandirian dan kesejahteraan masyarakat desa," ungkapnya.

‎Meski demikian, pembentukan BUMDes diakuinya menjadi salahsatu poin penting dalam kemajuan suatu desa. Hadirnya BUMDes ini pula, yang diharapkan dapat mengelola potensi sejumlah desa, sehingga menjadi Pendapatan Asli Desa (PADes). "Hal ini juga penting. ‎Desa yang memiliki potensi tersebut, akan diprioritaskan untuk pembentukan BUMDesnya," ucapnya lagi.

Pelatihan bagi Sumber Daya Manusia (SDM) yang mengelola BUMDES, sebelumnya sempat disampaikan ‎masyarakat desa di Kecamatan Siantan, Azwar. Pelatihan bagi SDM Bumdes di Lampung belum lama ini, menurutnya menjadi momentum bagi Anambas untuk mengirimkan SDM nya, dengan tujuan menambah pengetahuan dan wawasan aparatur di desa.

"‎Dari Anambas tidak ada yang mewakili. Padahal, itu merupakan momentum untuk menambah pengetahuan dan wawasan SDM yang mengemban tugas di BUMDes pada tiap-tiap desa. Kalaupun, tidak mengutus perwakilan, mohon dilakukan lah pelatihan dan pengembangan dalam mengelola BUMDes ini. Bertambah juga ilmu orang-orang yang dipercaya mengelola itu di desanya," ucapnya. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved