PKL Boleh Jualan di Laman Boenda Tepi Laut, Ini Janji Walikota Tanjungpinang

PKL boleh jualan di Laman Boenda Tepi Laut, ini janji Walikota Tanjungpinang

PKL Boleh Jualan di Laman Boenda Tepi Laut, Ini Janji Walikota Tanjungpinang
TRIBUN BATAM/IKHWAN
Warga Tanjungpinang memadati kawasan Laman Boenda, Tepi Laut Kota Tanjungpinang, Sabtu (31/12/2016) malam 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG- Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah akan memberi tempat bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) untuk berjualan di Taman Laman Boenda, Tepi Laut.

Namun itu baru bisa diberikan saat pembangunan dan pemeliharaan Taman Laman Boenda selesai.

"Saat ini lokasi itu (Laman Boenda) belum bisa di manfaatkan sebagai tempat berjualan. Karena masih dalam tahap pemeliharaan dan proses pembangunan. Kedepan kita juga akan memberi ruang bagi PKL yang ingin berjualan di taman itu," katanya, Kamis (2/3/2017).

Pemko Tanjungpinang sendiri akan melakukan rencana penataan terlebih dulu. Sehingga nantinya, keberadaan PKL di Laman Boenda tidak merusak taman yang ada.

Untuk itu, Lis juga mengimbau kepada kepada para PKL untuk mengumpulkan data pribadi dan jenis dagangannya kepihak Satpol PP. Sehingga nantinya bila sudah terdata, bisa langsung diberikan ruang atau tempat untuk jualan di Laman Boenda.

Kemudian, selain Laman Boenda, Pemerintah juga akan membuka jalan Teuku Umar hingga jalan Merdeka untuk PKL berjualan namun dengan menggunakan konsep mobile menggunakan motor toko. Sehingga saat selesai berjualan, bisa langsung dikemas dan tak meninggalkan sampah.

"Tahun ini, pemerintah minta kepada BUMN agar mensuport bantuan pinjaman lunak yang bisa digunakan para pedagang untuk membuat mobile shope sebagai tempat berjualan," katanya.

Menurut Lis langkah tersebut diberikan Pemko Tanjungpinang kepada PKL. Karena menurutnya PKL merupakan aset pemerintah yang harus diberdayakan. Namun, Lis mengingatkan kepada pedagang kaki lima agar nantinya bisa bekerja sama dengan mentaati aturan yang telah ditetapkan.

"Apabila sudah diberikan tempat, jangan pernah menyalah gunakan tempat yang sudah diberikan. Jangan berfikir dimana akan di tempatkan. Yang terpenting adalah bagimana dagangan nanti bisa laris terjual," katanya. (*)

Penulis: M Ikhwan
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help