Hino Baru Produksi 40 Persen dari Total Kapasitas. Ini Sebabnya

Jika diakumulasi, dalam setahun Hino hanya memproduksi 31.200 unit saja, padahal kapasitas produksi mencapai 75.000 unit per tahun.

Hino Baru Produksi 40 Persen dari Total Kapasitas. Ini Sebabnya
Kompas.com
Booth Hino di GIIAS 2016. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM - Hino merayakan hari jadinya yang ke-35 tahun ini di Indonesia.

Sebagai pemain lama, produsen kendaraan komersial asal Jepang ini juga sudah memiliki fasilitas pabrik di Kawasan Industri Kota Bukit Indah, Purwakarta, Jawa Barat, dengan produksi rata-rata 2.600 unit per bulan.

“Saat ini kami berhasil memproduksi 2.600 unit per bulan. Di mana pembagiannya 1.200 unit untuk kategori dua dan tiga, serta sisanya untuk ekspor,” ujar Yuichi Naito, Direktur Hino saat dijumpai di Jakarta, Kamis (2/3/2017).

Jika diakumulasi, dalam setahun Hino hanya memproduksi 31.200 unit saja, padahal kapasitas produksi mencapai 75.000 unit per tahun.

Artinya, merek yang identik dengan julukan "kepala hijau" Ini baru memanfaatkan (utilisasi) 40 persen kapasitas produksi. Belum ada diinformasikan apakah Hino akan menaikkan volume produksinya.

Sementara, terkait dengan local content atau tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) produk-produk Hino di Indonesia, Naito mengatakan, saat ini persentasenya sudah ada di angka 60 persen. Saat ini Hino sudah menggandeng 167 pemasok komponen lokal.

“Kami juga memproduksi mesin di dalam negeri (sebagai kontribusi untuk menambah konten lokal),” ucap Naito.

Terkait dengan penjualan, HMSI mematok target optimis tahun ini naik 25 persen, dari pencapaiannya 2016, yakni 22.306 unit. Tahun lalu, Hino berhasil tetap positif, naik tipis 1,2 persen (dari 22.014 unit), meskipun kondisi pasar lagi lesu. (*)

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved