Kakak Pemimpin Korea Dibunuh di Malaysia

Pembunuhan Kim Jong-nam Bangkitkan Kembali Misteri Hilangnya Lima Wanita 39 Tahun Lalu

Meskipun kedua insiden terjadi hampir empat dekade terpisah, mereka sangat yakin bahwa agen- agen Korea Utara berada di balik kejahatan ini

Pembunuhan Kim Jong-nam Bangkitkan Kembali Misteri Hilangnya Lima Wanita 39 Tahun Lalu
Bernama
Tomoharu Ebihara memperlihatkan empat foto wanita Malaysia yang menghilang 39 tahun lalu. Para wanita ini diyakini korban penculikan agen Korea Utara 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BANGKOK - Pembunuhan Kim Jong-nam di Kualalumpur International Airport 2 (KLIA2) tiga pekan lalu, menghidupkan kembali keinginan sebuah LSM asal Jepang terkait insiden misterius yang terjadi 39 tahun yang lalu.

Pada 20 Agustus 1978, lima perempuan muda yang terdiri dari empat warga Malaysia dan satu WN Singapura menghilang secara misterius setelah mereka diminta oleh seorang pria --yang disebut-sebut orang Jepang --untuk bergabung dalam sebuah pesta di sebuah kapal di lepas pantai Korea Utara.

Wanita Malaysia yang menghilang tanpa jejak ini bernama Yeng Yoke Fun (22); Yap Me Leng (22); Toh Tai Thim (19) dan Margaret Ong Guat Choo (19) sedangkan warga Singapura bernama Diana Ng Kum Yim (24).

Meskipun kedua insiden terjadi hampir empat dekade terpisah, mereka sangat yakin bahwa agen- agen Korea Utara berada di balik kejahatan ini atas perintah pemimpin tertinggi mereka.

"Kita harus menyelidiki kasus ini lagi dan kami bersedia untuk membantu kerabat dari empat perempuan Malaysia untuk mencari informasi lebih lanjut," Asosiasi untuk Penyelamatan Korea Utara korban penculikan (ARNKA) asal Jepang, Tomoharu Ebihara seperti dilansir Kantor berita malaysua, Bernama.

Meskipun sedikit informasi yang tersedia terkait hilangnya lima remaja ini, ia tetap optimistis bahwa suatu hari nanti, kasus ini akan terungkap.

Menurut Ebihara, informasi tentang kemungkinan penculikan itu dilakukan oleh Korut berasal dari kesaksian aktris Korea Selatan, Choi Eun-hee dan mantan prajurit Amerika Serikat, Charles Robert Jenkins.

Eun-hee diculik di Hong Kong pada tahun 1978 sementara Jenkins menyeberang ke Korea Utara pada tahun 1965 dan tinggal di negara Komunis ini sampai tahun 2004, sebelum akhirnya melakukan perjalanan ke Jepang karena berpacaran dengan sorang wanita Jepang.

"Menurut Jenkins, ia melihat gambar Fun Yoke (seorang wanita yang hilang) dan bertemu seorang wanita yang sama di sebuah taman hiburan di Pyongyang antara tahun 1980 dan 1981," kata Ebihara.

Eun-hee yang tinggal di Pyongyang sampai 1986, mengatakan, ia mendengar ada beberapa gadis Malaysia tinggal di tempat terpisah di Pyongyang.

Halaman
12
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved