EKSTRIM. Beberapa Cara Memanfaatkan Plasenta Ini Bikin Bergidik

Setelah bayi lahir ke dunia, sebagian ibu tidak langsung membuang plasentanya, melainkan memanfaatkan lebih lanjut untuk kesehatan dan tujuan lain.

EKSTRIM. Beberapa Cara Memanfaatkan Plasenta Ini Bikin Bergidik
Nakita
Plasenta dimanfatkan sebagai karya seni 

Mengonsumsi plasenta dalam bentuk pil diyakini memiliki manfaat serupa seperti makan plasenta apa adanya, yakni meningkatkan kadar zat besi, meningkatkan produksi susu, dan membantu menjaga kesehatan keseluruhan sehingga kondisi mental ibu baru pun cepat kembali pulih. Zat besi juga dapat membantu mengurangi perdarahan setelah melahirkan. Sekali lagi, jika pemanfaatan plasenta ini bertentangan dengan aturan keyakinan atau agama yang kita anut, lebih baik cari sumber zat besi lain.

Ditanam

Plasenta merupakan sumber nutrisi, bila ibu tidak mau memakannya, plasenta juga bisa ditanam. Ibarat pohon yang ditanam di halaman rumah, plasenta yang ditanam   dapat menjadi simbol bayi tumbuh dan berkembang sama seperti pohon. Menanam atau mengubur plasenta telah dilakukan dalam berbagai masyarakat dengan budaya berbeda selama ratusan tahun untuk alasan spiritual dan praktis. Orang-orang Maori dari Selandia Baru menanam plasenta untuk menunjukkan hubungan bayi ke bumi.

.

Masyarakat Indonesia, terutama di Pulau Jawa juga memilih memendam plasenta di tanah sebagai simbol kembali ke alam. Sebelumnya, plasenta yang sudah dibersihkan ini ditempatkan dalam wadah dari tanah liat bersama benda-benda lain yang membawa harapan di masa depan, seperti cermin kecil agar si anak berparas rupawan, pensil agar si anak rajin belajar, serta rempah dan bunga agar plasenta senantiasa beraroma segar. Selama 40 hari, kuburan plasenta ini mendapat penerangan secukupnya dan dibentengi dengan kurungan bambu agar tak diganggu hewan. Untuk menandai lokasinya, ada yang menanam tanaman perdu di atasnya. Masyarakat lain pun mengubur plasenta karena alasan praktis, seperti mencegah dimakan hewan liar dan menghindari bau akibat proses pembusukan.

Setelah dibersihkan, plasenta di dalam wadah tanah liat dipendam di tanah.

Mengubahnya Menjadi Karya Seni

Buat sebagian orang, cara ini terasa cukup ekstrem. Ada berbagai teknik yang dapat digunakan, salah satunya menggunakan plasenta yang masih basah sebagai cetakan kreatif di atas kanvas. Motif abstrak yang dihasilkannya memiliki nilai seni. Ada juga yang  dapat melengkapinya dengan warna dari cat untuk membuatnya lebih cerah dan menarik. Orang mengatakan bahwa bentuk plasenta terlihat seperti pohon yang melambangkan kehidupan baru. Karya seni ini dapat dibingkai dan digantung di rumah atau kamar bayi.

Begini hasil cetakan plasenta yang masih basah di atas kanvas.

.

 Dibiarkan bersama bayi hingga terlepas dengan sendirinya

Inilah yang disebut Lotus birth, yaitu tidak memisahkan bayi dari tali pusarnya dengan sengaja tetapi menunggu plasenta yang sudah dibersihkan dan diberi garam (agar tidak bau) mengering serta tali pusar secara alami rontok sekitar 3-10 hari setelah bayi lahir. Kadang-kadang plasenta direndam dalam garam untuk mengawetkannya.

Halaman
123
Tags
Bayi
seni
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved