Tak Punya Internet, Separuh Lebih Sekolah di Kepri Gagal Gelar Ujian Online

Banyak sekolah menengah atas sederajat di Kepri belum bisa menggelar ujian nasional berbasis komputer. Ini penyebabnya

Tak Punya Internet, Separuh Lebih Sekolah di Kepri Gagal Gelar Ujian Online
TRIBUNBATAM/THOM LIMAHEKIN
Gubernur Kepri Nurdin Basirun dan Kepala Disdik Kepri, Arifin Nasir saat meninjau kesiapan sekolah di Kepri menjelang ujian nasional berbasis komputer 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Banyak sekolah menengah atas sederajat di Kepri belum bisa menggelar ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri, Arifin Nasir memperkirakan sekitar 60 persen sekolah belum bisa melaksanakan UNBK tersebut.

"Kendala utamanya adalah jaringan internetnya tidak ada," komentar Arifin, Kamis (9/3/2017) pagi.

Menurut Arifin, banyak sekolah tersebut berada di daerah Natuna Lingga dan Anambas (NAL).

Bahkan sejumlah sekolah di pesisir Batam, Bintan dan Tanjungpinang pun belum menggelar UNBK karena permasalahan yang sama.

"Karena itu, kami coba berkoordinasi dengan Dinas Kominfo Kepri untuk mengadakan perangkat jaringan internet di daerah-daerah itu," kata Arifin.

Kepala Disdik Kepri itu memastikan akan mendatangkan sekitar 600 unit komputer pada 2017 ini.

Komputer-komputer tersebut akan dibagikan ke sekolah-sekolah yang sudah memiliki perangkat jaringan internet.

"Saat ini sekolah-sekolah yang belum bisa menggelar UNBK terpaksa harus melaksanakan ujian nasional berbasis kertas," kata Arifin.

Lantas apa perbedaan pelaksanaan ujian nasional berbasis kertas dan UNBK.

Halaman
12
Penulis: Thom Limahekin
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved