TribunBatam/

Kasus Penggelapan Mobil oleh Mantan Pacar Masih Diproses. Pelaku Hadapi Laporan dari Dua Korban

Kanit Reskrim Polsek Bukit Bestari Iptu Raja Vindho, mengatakan, Steban pembeli mobil dari penggelapan pelaku juga sudah melapor

Kasus Penggelapan Mobil oleh Mantan Pacar Masih Diproses. Pelaku Hadapi Laporan dari Dua Korban
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Kasus penggelapan mobil Rush dengan tersangka Sp masih dalam proses penyidikan Polsek Bukit Bestari.

Kanit Reskrim Polsek Bukit Bestari Iptu Raja Vindho, mengatakan, Steban pembeli mobil dari penggelapan pelaku juga sudah melapor.

"Steban telah membuat laporan penipuan. Dia tidak tahu mobil yang dibeli hasil penggelapan. Ia merasa proses pembelian tidak ada bermasalah," kata Raja Vindho, Jumat (10/3/2017).

Steban melaporkan Sp dalam kasus penipuan, karena ia mengalami kerugian material hingga Rp 170 juta untuk membeli mobil yang dijual Sp, yang ternyata milik Juliana.

"Proses penyidikan masih berjalan," kata Raja Vindho.

Berdasarkan keterangan Steban kepada Polisi, ia tidak menyangka mobil itu hasil penggelapan.

Steban juga membeli mobil berdasarkan harga pasaran umum. Selain itu, kwitansi dan faktur jual beli dianggap lengkap termasuk adanya BPKB asli.

"Kalau dia (Steban) tak salah. Faktur semua lengkap," kata Kanit.

Steban justru kaget saat mobil itu tiba-tiba diambil pihak kepolisian lantaran bermasalah.

Sementara Juliana, pemilik mobil sekaligus korban penggelapan juga telah menjala‎ni pemeriksaan.

"Belum P21 lah. Masih proses kumpulkan berkas penyidikan," katanya.

Kasus ini bermula dari sakit hati Saputra diputus oleh kekasihnya Juliana.‎(*)

* Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Sabtu, 11 Maret 2017

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Mairi Nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help