Setiap Hari Datang ke Batamindo Cari Peruntungan, Ini Masalah Pencari Kerja

Memang biasanya setiap hari ada lowongan, tapi kebanyakan untuk cewek. Itu pun kalau ada penerimaan untuk karyawan laki-laki, biasanya tidak banyak

Setiap Hari Datang ke Batamindo Cari Peruntungan, Ini Masalah Pencari Kerja
tribunnews batam/Zahfri Suandi
Suasana aula Batamindo, Mukakuning, Batam, yang diserbu para pencari kerja jika ada lowongan kerja. 

Laporan Efendi Wardoyo

BATAM.TRIBUNNEWS,BATAM -Walaupun hari libur di penghujung pekan, Community Centre (CC) Batamindo masih ramai didatangi ratusan para pencari kerja dari berbagai pelosok Kota Batam.

Mereka ingin mencari lowongan kerja yang kian hari kian sulit di kota industri ini.

Redo (20) yang tinggal di Tembesi, Batuaji, misalnya. Ia dan kawan-kawan hampir setiap pagi datang ke CC Batamindo sekitar pukul 06:00 WIB, tempat biasa ditempelkan pengumuman lowongan pekerjaan di kawasan industri itu.

"Memang biasanya setiap hari ada lowongan, tapi kebanyakan untuk cewek. Itu pun kalau ada penerimaan untuk karyawan laki-laki, biasanya tidak banyak rata-rata 5-10 orang, sementara saingan banyak. Terus dimintai pengalaman dan batas umur juga," ujar yang pernah bekerja sebagai operator di PT Shimano Batam, Sabtu (11/03/2017).

Seperti hari ini, PT Ciba Vision, PT. Danka Hureco dan PT Scheder membuka lowongan pekerjaan untuk operator.

Tetapi, Redo harus gigit jari lagi, karena lowongan tersebut di khususkan untuk wanita.

Hal ini dirasakan juga oleh beberapa pencari kerja lainnya, Tedi. "Saya SKCK saja udah mau mati, kerjaan belom dapat-dapat," katanya.

Selain susahnya mencari lowongan pekerjaan, yang dikeluhkan oleh pencari kerja, terutama yang baru merantau ke Batam, adalah jaringan.

Kalaupun ada perusahaan yang buka lowongan, biasanya yang diterima adalah yang punya relasi dengan pejabat di internal perusahaan atau istilahnya "orang dalam".

"Sekarang ini kalau kita pakai 'orang dalam' pasti bekerja. Kalau nggak, ya, tinggal nunggu keberuntungan," katanya.

Minimnya ketersediaan lapangan pekerjaan saat ini diakui Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Rudi Syakyakirti pada saat menghadiri acara Garuda Indonesia Travel Fair di Mega Mall, Jum'at (10/03/2017).

Beliau mengatakan, lapangan pekerjaan terus menurun. Industri yang ada di Kota Batam membuka lowongan pekerjaan, sifatnya hanya penyisipan.

Sementara banyak warga yang berlomba-lomba dari daerah lain datang ke Batam untuk mencari pekerjaan.

"Banyaknya warga luar daerah yang datang ke Batam. Kita tidak bisa melarang. Cuma saran saya, selain membawa ijazah, sebaiknya para pencari kerja memiliki keahlian atau skill," ujarnya.

Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help