Imigrasi Karimun Deportasi 20 Warga Asing. Ini Negara Asal Mereka

Kasi Wasdakim Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun, Bherti Mustika mengatakan, 20 orang WNA ini telah dipulangkan ke negara asal mereka.

Imigrasi Karimun Deportasi 20 Warga Asing. Ini Negara Asal Mereka
tribunbatam/rachta yahya
Suasana ekspos penangkapan lima WNA di Karimun. Imigrasi menduga kelima korban perdagangan manusia dengan modus kerja di Malaysia lewat Indonesia, Senin(20/2/2017) 

Laporan Tribun Batam, Elhadif Putra

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun telah mendeportasi puluhan. WNA terhitung sejak awal Januari 2017 hingga pertengahan Maret ini.

Para WNA ini ditemukan bekerja tanpa izin serta melanggar aturan keimigrasian lainnya.

Kasi Wasdakim Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun, Bherti Mustika mengatakan, 20 orang WNA ini telah dipulangkan ke negara asal mereka.

Terakhir yang dideportasi adalah lima warga negara Thailand yang diketahui bermasalah izin kerja dan izin tinggal di Indonesia.

Sebelumnya lima warga negara Bangladesh juga telah dipulangkan ke negaranya pada tanggal 23 Februari melalui Jakarta.

"Sama warga negara Thailand kemarin, totalnya sekitar 20 orang yang telah kita deportasi," ujar Bherti.

Bersama lima warga Thailand yang dideportasi tersebut, ada tiga warga negara Thailand lain yang diamankan terkait dugaan masalah izin kerja.

Namun ketiganya kemudian dikembalikan ke kapal tempat mereka bekerja karena izin kerja mereka telah selesai diproses.

Bherti mengatakan, masih beberapa kasus lainnya yang dalam proses.

Seperti kasus warga negara Singapura bernama Tajuddin yang sempat diekspose beberapa waktu lalu, kasus ini sedang dalam penyidikan.

"Warga negara Singapura memang kita angkat ke penyedikian karena masuk ranpa izin yang sah," kata Berthi.

Kasus Tajudin limpahan dari Polres Karimun.

Dari hasil pemeriksaan Imigrasi, Tajuddin masuk secara ilegal tanpa mengantongi paspor.

Dari tangannya petugas hanya menyita kartu identitas sebagai warga negar Singapura.

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved